FPPB Kritik Kebijakan Melonggarkan Aktifitas di Pub dan Diskotik

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 46 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua FPPB Sikka Wim Keupung

Ketua FPPB Sikka Wim Keupung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maumere-SuaraSikka.com: Forum Peduli Penanggulangan Bencana (FPPB) Kabupaten Sikka mengritisi kebijakan bupati daerah setempat yang memberikan kelonggaran aktifitas di pub dan diskotik.

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menerbitkan surat edaran dengan Nomor Satuan Tugas 05/C-19/I/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dalam Wilayah Kabupaten Sikka. PKM berlaku sejak Senin (11/1) hingga Minggu (31/1).

Poin pertama SE menyebutkan seluruh aktifitas masyarakat dibatasi sampai pukul 22.00 Wita, dan harus sudah berada di rumah atau tempat tinggal masing-masing.

Namun pada poin 8 ditulis aktifitas usaha, pasar, rumah makan, cafe, warung makan, restoran, tempat wisata dan sejenisnya tetap dapat dilakukan dan dibatasi sampai pukul 22.00 Wita, dengan mempedomani protokol kesehatan. Khusus pub dan diskotik dibatasi sampai pukul 24.00 Wita.

Dalam siaran pers yang diterima media ini pagi tadi, FPPB Sikka berpendapat perbedaan perlakuan pembatasan dapat memunculkan mismanajemen penanggulangan.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Forum ini beralasan aktifitas pub dan diskotik juga sangat memungkinkan terjadinya penyebaran yang tinggi karena berkumpulnya banyak orang dalam satu area yang kecil.

“Pub dan diskotik yang tertutup, sangat sulit dilakukan kontrol sosial dari masyarakat lainnya. Dengan adanya risiko penyebaran yang tinggi di ruang tertutup ber-AC seperti pub dan diskotik, maka seharusnya diberlakukan pembatasan yang lebih ketat,” tulis siaran pers yang ditandatangani Wim Keupung selaku Ketua FPPB dan Pasifisius Wangge selaku Sekretaris FPPB.

FPPB Sikka mengingatkan bahwa pembatasan aktifitas pada malam hari, seharusnya tidak memberi kesan seakan-akan virus corona hanya menyebar pada malam hari. Padahal, kalau dicermati secara baik bahwa aktifitas usaha justeru tinggi pada siang hari.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Penekanan pada aktifitas malam sebenarnya kurang memberi dampak pada upaya pencegahan covid,” hemat FPPB Sikka.

Menurut FPPB, ada beberapa usaha yang aktifitasnya tinggi pada malam hari seperti pub, diskotik, warung senja di belakang Gelora Samador dan di bantaran Kali Mati di Kelurahan Kabor.

“Justeru tempat-tempat seperti itu yang harus diperketat,” seru FPPB Sikka.

Forum lalu membandingkan dengan usaha lain seperti kios dan toko. Menurut FPPB Sikka, pada kios dan toko terjadi penurunan aktifitas yang sangat tinggi saat malam hari. Itu berbeda dengan kondisi siang hari. Karena itu sebaiknya, kios dan toko tidak perlu diperketat aktifitasnya pada malam hari, tetapi memberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

FPPB Sikka mendesak langkah penanganan covid yang lebih maksimal, dengan kebijakan-kebijakan yang tepat dan tidak diskriminatif.*** (eny)

Operasi Lilin Turangga Mulai Hari Ini, Polres Sikka Apel Gelar Pasukan

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru