

Maumere-SuaraSikka.com: Antonius Nobertus Siwa Seko alias Remon, pelaku pembakar SPBU Paga di Kecamatan Paga Kabupaten Sikka, menderita luka bakar serius. Hingga Kamis (21/1) siang dia masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Paga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Sikka melalui Kapolsek Paga Ipda Donatus Paru menjelaskan pelaku menderita luka bakar pada pinggang belakang sampai paha dan sekitar lengan tangan bagian kiri.

“Masih perlu dirawat lagi secara intensif,” jelas Kapolsek Paga, Kamis (21/1) siang melalui sambungan telepon selular.
Setidaknya pelaku sudah lebih dari 12 jam berada di Puskesmas Paga. Dia ditangkap pada Rabu (20/1) sekitar pukul 22.00 Wita, dan langsung digelandang ke Puskesmas Paga.

Kapolsek Paga menjelaskan hingga sekarang polisi belum bisa mengambil keterangan dari pelaku. Alasannya karena pelaku masih merasa kesakitan, terutama pada bagian tubuh yang terbakar.
Dia menambahkan jika pelaku sudah sudah dalam kondisi membaik, proses hukum akan ditindaklanjuti oleh penyidik Rekrim Polres Sikka.

Sebagaimana diberitakan seorang pria nekad membakar dispenser pertalite dan premium SPBU Paga. Diduga pelaku dalam keadaan mabuk minuman keras.
Pelaku ikut tersambar kobaran api, dan langsung melarikan diri dalam keadaan kobaran api masih menyala pada tubuhnya.

Peristiwa ini terjadi Rabu (20/1) pukul 18.50 Wita. Aksi nekad ini terekam pada CCTV di SPBU tersebut.
Aparat Polsek Paga bersama Babinsa Paga berhasil membekuk pelaku di rumah orangtuanya di Desa Paga. Pelaku langsung digelandang ke Puskesmas Paga.*** (eny)





















