Yosef Koten Kabarkan Gading Hilang, Y Ajak Pergi ke Pendoa

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 24 Januari 2021 - 17:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 59 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yosef Koten pose dengan gading miliknya yang hilang beberapa waktu lalu, Minggu (24/1), di Mapolres Sikka

Yosef Koten pose dengan gading miliknya yang hilang beberapa waktu lalu, Minggu (24/1), di Mapolres Sikka

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maumere-SuaraSikka.com: Yosef Koten sempat mengabarkan kepada Y bahwa gading miliknya hilang dari rumah. Y menanggapi kabar itu dengan mengajak ke pendoa di Maumere.

Dia mengaku menelepon Y pada Senin (11/1), beberapa jam setelah gading hilang dari rumahnya di Riangkoli Desa Sinamalaka Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Flores Timur.

Terduga pelaku Y (tutup kepala) digiring naik mobil untuk dibawa ke Mapolres Flotim

Y dihubungi pertama karena perempuan yang masih status keponakan itu sebelumnya pada Sabtu (9/1) pernah datang ke rumahnya bersama MA. Saat itu Yosef Koten sempat memperlihatkan gading kepada Y dan MA.

“Saya bilang dia, Y gading yang kau lihat itu hilang dinihari tadi,” cerita dia kepada media ini, Minggu (24/1) di Mapolres Sikka.

Mendengar informasi tersebut, jelas Yosef Koten, Y lalu mengajaknya ke Maumere untuk bertemu dengan pendoa.

“Datang ke sini saja Om, kita cari pendoa biar dapat petunjuk,” ujar Yosef Koten mengutip ajakan Y.

Yakin dengan ajakan Y, Yosef Koten bersama anaknya ke Maumere pada Selasa (12/1). Setiba di Maumere, dia mengontak Y dan memastikan sudah berada di Maumere, dan sedang makan di RM Surya Indah. Y meminta Yosef Koten menunggu di tempat itu, karena dia sedang berada di Kewapante.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Setelah menunggu lama, Yosef Koten menelepon lagi Y sekitar pukul14.00 Wita. Namun handphone Y sudah tidak aktif hingga pukul 17.00 Wita.

Karena sudah tidak terhubung lagi, Yosef Koten memilih kembali ke rumahnya. Keesokan harinya di mendatangi Mapolres Flotim untuk melaporkan kasus hilangnya gading miliknya.

Barang bukti berupa gading diamankan seorang anggota Tim Buser Flotim

Dia menjelaskan pada Desember 2020 dia bertemu Y di Desa Bloro Kecamatan Nita Kabupaten Sikka. Saat itu dia memberitahu Y bahwa dia memiliki gading, dan rencananya gading itu mau dijual. Dia meminta Y mencarikan pembeli.

Dari informasi itu Y akhirnya ke Tanjung Bunga. Yosef Koten mengajak Y dan MA ke ruangan tengah. Di situ terdapat sebuah lemari. Gading disimpan di dalam lemari, ditutupi dengan pakaian. Yosef Koten mengambil gading dari dalam lemari dan memperlihatkan kepada Y dan MA.

Dua terduga pelaku digelandang ke mobil untuk dibawa ke Mapolres Flotim, Minggu (24/1)

“Waktu itu MA yang mengaku sopir, sempat foto-foto dengan handphone. Dia foto lemari, ruangan tengah, sampai ke depan,” cerita Yosef Koten.

Yosef Koten mengetahui gading hilang, setelah Senin (11/1) pagi hendak ke toilet. Dia kaget melihat pintu lemari dalam keadaan terbuka. Setelah dicek, ternyata gading yang disimpan di dalam lemari sudah hilang.

“Ada rusak di pintu lemari, seperti bekas congkel. Juga di pintu depan rumah, ada bekas congkel. Saya yakin sekali, gading dicuri orang, sekitar jam dinihari,” ujar dia.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Yosef Koten memberikan apresiasi kepada Tim Buser Flotim dan Sikka yang telah berhasil mengungkap terduga pelaku pencurian gading.

“Terima kasih Tim Buser. Kerja keras yang luar biasa. Semoga kasus ini ada titik terang, dan pelaku dihukum,” tegas dia.

Yosef Koten ikut bersama Tim Buser Flotim sejak Kamis (21/1). Selain untuk memberikan dukungan moril, dia juga dibutuhkan untuk menunjuk alamat rumah Y.

Y akhirnya diamankan pada Jumat (22/1) di Rujab Bupati Sikka di Jalan Eltari. Sementara MA diambil di rumah kontrakannya di Kelurahan Waioti.

Buser Flotim dan Sikka mengamankan lagi dua terduga pelaku dan 1 penadah. Lima orang yang diduga terlibat kasus hilangnya gading ini sudah diboyong ke Mapolres Flotim, Minggu (24/1) siang.

Sebelum meninggalkan Mapolres Sikka, Yosef Koten sempat mendekati suami Y yang kebetulan ada juga di situ. Dia menyampaikan permintaan maaf karena Y diduga terlibat dalam kasus ini.

Suami Y menanggapi dengan bijaksana. Dia malah mendukung proses hukum yang dilakukan Polres Flotim, termasuk jika istrinya terlibat dalam kasus ini.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru