


ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Maumere-SuaraSikka.com: Perilaku buruk mengabaikan protokoler kesehatan masih sering ditemukan. Misalnya, masker tidak dipakai sesuai fungsinya, malah disimpan saja pada kantong celana.
Contoh kasus ini terjadi pada seorang remaja perempuan yang terjaring penertiban masker di Jalan Trans Maumere-Magepanda, Sabtu (6/2), persis di depan Puskesmas Wolomarang Kelurahan Hewuli Kecamatan Alok Barat.

Remaja ini diketahui berboncengan tiga orang dengan kendaraan roda dua. Dia duduk paling tengah, diapiti antara yang membonceng dan seorang kawannya.
Polisi yang sedang melakukan penertiban masker kemudian menyetop kendaraan roda dua mereka, karena diketahui salah satu penumpang tidak mengenakan masker.

Seorang aparat kepolisian secara persuasif menanyakan alasan remaja ini tidak mengenakan masker. Sambil menunjukkan wajah gugup, remaja ini kemudian mengeluarkan sebuah masker dari kantong celananya, dan langsung mengenakan.
Aparat keamanan memberikan edukasi kepada tiga remaja tersebut akan pentingnya menerapkan disiplin protokoler kesehatan.
“Masker itu dipakai setiap saat di mana saja, jangan simpan di kantong celana,” nasehat anggota polisi tersebut.
Penertiban masker di depan Puskesmas Wolomarang, bersamaan dengan pencanangan vaksinasi Covid-19 di tempat itu.
Pantauan media ini, aparat keamanan menjaring cukup banyak pelintas jalan yang tidak mengenakan masker. Kepada mereka yang melanggar protokoler kesehatan, diberikan edukasi, termasuk memberikan masker.

Kapolres Sikka melalui Kabag Ops Polres Sikka AKP Wilhelmus Sinlae mengatakan pihaknya sudah terus-menerus melaksanakan penertiban masker.
Dia membenarkan masih banyak warga yang dengan tahu dan mau mengabaikan protokoler kesehatan. Untuk sementara, kata dia, polisi masih melakukan pendekatan persuasif.*** (eny)















