Satgas Covid Sikka Mulai Rapid Antigen Warga Saat Kerumunan Kunjungan Presiden

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 27 Februari 2021 - 22:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapid antigen paskah kunjungan kerja Presiden Jokowi (foto: istimewa)

Suasana rapid antigen paskah kunjungan kerja Presiden Jokowi (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka mulai melakukan rapid antigen terhadap warga yang diduga membentuk kerumunan saat kunjungan Presiden Joko Widodo.

Rapid antigen dilakukan secara acak karena Satgas Covid Sikka sendiri tidak mengantongi pasti warga masyarakat yang ikut membentuk kerumunan pada Selasa (23/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satgas Covid Sikka menurunkan 5 Tim Gerak Cepat. Mereka menyebar pada 5 titik yang diduga sebagai lokasi kerumunan. Setiap tim didampingi aparat keamanan dari Polres Sikka.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Lima titik yang menjadi lokasi kerumunan yakni dari sekitar Hotel Permata Sari hingga SPBU Bolawolon, lalu dari SPBU Bolawolon hingga Terminal Lokaria.

Selanjutnya dari Terminal Lokaria hingga Pasar Geliting, terus dari Pasar Geliting hingga pertigaan Nangahale, dan dari pertigaan Nangahale hingga Bendungan Napun Gete.

Presiden Jokowi menyapa wwrga Maumere di depan Hotel Permata Sari, Selasa (23/2)

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sikka Edmon Bura menjelaskan pelaksanaan rapid antigen sebagai tindakan antisipatif paskah kunjungan Presiden Jokowi yang mengresmikan Bendungan Napun Gete.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Selain rapid antigen, Satgas Covid Sikka juga melaksanakan treking terhadap warga. Rencananya treking akan dilaksanakan pada sejumlah Puskesmas.

“Treking tetap dilakukan di Puskesmas masing-masing. Nanti ada tambahan pertanyaan yakni apakah ikut berkerumun atau tidak saat kunjungan presiden,” jelas Edmon Bura.

Melanjutkan penyampaian dari Clara Francis selaku Jurubicara Satgas Covid Sikka, Edmon Bura mengatakan jika warga memastikan ikut membentuk kerumunan, maka yang bersangkutan langsung menjalani rapid antigen.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru