Mantan Ketua Stasi Feondari Meninggal di Ruang Isolasi

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 5 Maret 2021 - 12:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 52 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga meratapi kematian BB di depan ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, Jumat (5/3)

Keluarga meratapi kematian BB di depan ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, Jumat (5/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang mantan Ketua Stasi Feondari di Kecamatan Mego, dikabarkan meninggal di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, Jumat (5/3), pukul 08.55 Wita.

BB, pria usia 77 tahun lebih ini mengalami sesak napas selama 6 tahun. Selama ini, terutama sebelum munculnya virus corona, dia menjalani perawatan rutin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis menjelaskan BB masuk RSUD TC Hillers, Selasa (2/3), pukul 19.39 Wita. Dia merupakan pasien rujukan dari RS Santa Elisabeth Lela.

“Pasien masuk dengan keluhan penurunan kesadaran sejak satu hari sebelumnya,” ungkap dia.

Sebelumnya, kata Clara Francis pasien mengeluh sakit kepala hebat, mual, muntah dan demam.

Di RS Lela, dilakukan rapid antibodi dengan hasil reaktip. Kemudian dilakukan lagi rapid antigen dan hasilnya positip.

Setelah masuk ruang isolasi RSUD TC Hillers, pada Rabu (3/3), pasien ini menjalani pemeriksaan TCM, dengan hasil positip.

Seorang.cucu BB menangis hiateris

Pantauan media ini, sejumlah keluarga korban sudah berada di sekitar ruang isolasi RSUD TC Hillers. Seorang cucu BB, tampak menangis tersedu-sedu. Begitu juga anak sulung BB, tidak kuat mengalami peristiwa ini.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

BB dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat di Desa Wolodhesa. Dia pernah menjabat sebagai Kepala Dusun Wolomage.

Ketokohan BB teruji saat dia memimpin Stasi Feondari selama tiga periode berturut-turut. Pada tahun 2005, ketika mengikuti Muspas Keuskupan Ende di Mataloko, dia mengusulkan agar Stasi Feondari dimekarkan.

Petugas pemulasaran jenazah di ruang isolasi RSUD TC Hillers.Maumere

Usulan ini diakomodir otoritas gereja. Empat tahun sesudahnya, Stasi Feondari yang masih bergabung pada Paroki Lekebai akhirnya dimekarkan menjadi Paroki Feondari.

“Setelah jadi Paroki Feondari, orang tua ini lepas jabatan dari Ketua Stasi,” cerita Marselina Veronika Jata, salah seorang anggota keluarga, yang juga adalah anggota Fraksi Partai Perindo Sikka.

BB masih kelihatan segar pada Minggu (28/2). Setelah pulang dari gereja, dia sempat ke Kota Maumere, mengunjungi salah satu anaknya. Menginap semalam, Senin (1/3), BB kembali lagi kampung.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Esoknya, Selasa (2/3), penyakit sesak napasnya kumat. BB dilarikan ke RS Santa Elisabeth Lela. Kemudian dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere.

Seorang anak BB tiba dari Batam beberapa hari lalu. Dia ambil keputusan pulang kampung setelah ditelepon ayahnya.

“Bapa bilang dia sudah tua. Kalau terjadi apa-apa tidak usah pulang, urus istri dan anak-anak. Saya rasa terharu sekali, apalagi Bapa bicara dengan napas yang tidak teratur. Jadi saya ambil keputusan untuk pulang,” cerita anak BB.

Sebelum putus napas, BB sempat mendapatkan sakramen penguatan. Itu pun atas permintaan sendiri.

Seorang anak BB.meletakkan kain adat di atas peti jenazah

Sejumlah kerabat BB yang mengetahui peristiwa duka ini, mendatangi ruang isolasi. Mereka membawa serta kain adat untuk dimasukkan ke dalam peti jenazah.

Menurut rencana jasad BB akan dimakamkan di tempat pemakaman Covid-19 di Urung Pigang Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat.

BB merupakan pasien ke-9 yang meninggal dengan status terkonfirmasi positip. Sementara itu terdata 7 pasien lainnya meninggal dengan status probabel.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru