Ledakan di Depan Gereja Katedral Makasar, Diduga Bom Bunuh Diri

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 28 Maret 2021 - 12:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak seperti ada korban yang terkapar di depan Gereja Katedral Makasar akibat dugaan bom bunuh diri, Minggu (28/3) (foto: istimewa)

Tampak seperti ada korban yang terkapar di depan Gereja Katedral Makasar akibat dugaan bom bunuh diri, Minggu (28/3) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) pukul 10.28 Wita. Diduga ini merupakan bom bunuh diri.

Mengutip detik.com, tampak kobaran api akibat ledakan masih menyala di sekitar lokasi. Selain itu, tampak potongan tubuh manusia di sekitar lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Selain potongan tubuh manusia, di lokasi kejadian saat ini tampak sejumlah korban luka dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.

Belum ada informasi lebih lanjut dari pihak kepolisan terkait ledakan tersebut.

Mustari Daeng Ngaweng, warga Makasar (foto: istimewa)

Seorang warga bernama Mustari Daeng Ngawing menceritakan kesaksiannya soal ledakan di depan Gereja Katedral Makasar. Saat terjadi ledakan, dia mengaku sedang berada di toilet sekitar lokasi.

“Saya lagi di toilet, terus tiba tiba-kita dengar bunyi letusan, itu suaranya besar sekali sampai menggoyang toilet,” kata Mustari, di Jalan Kartini, Kota Makassar, Minggu (28/3).

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Jalan Kartini berada di dekat lokasi ledakan, yaitu Jalan Kajaolalido.

Setelah suara ledakan itu, dia keluar dari toilet dan ternyata sudah ramai. Warga sekitar tidak bisa mendekat karena telah ditutup polisi.

“Jadi waktu kita ke sini kita nggak ada saya lihat, karena nggak bisa mendekat, polisi sudah datang,” ujarnya.

Sebuah mobil yang rusak, diduga akibat ledakan bom bunuh diri, Minggu (28/3) (foto: istimewa)

Polisi menduga ledakan yang terjadi di depan Gereja Katedral Makasar berasal dari bom bunuh diri. Sejumlah jemaat gereja diduga menjadi korban.

“Iya sementara diduga bom bunuh diri,” ujar Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam, Minggu (28/3).

Merdisyam mengaku saat ini sudah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Saat ini yang kita ketahui pelakunya 1 dan beberapa jemaat 3 atau 4 sedang kita datakan kita bawa ke rumah sakit,” imbuhnya.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Dari rekaman video yang didapat, tampak detik-detik sebelum ledakan terjadi pukul 10.28 Wita, Minggu (28/3). Terlihat 2 mobil terparkir di depan gereja yang beralamat di Jalan Kajaolalido itu.

Di trotoar terlihat sekitar 4 orang berjalan. Setelah itu, tampak 1 unit mobil warna putih melintas dan sedetik kemudian ledakan terjadi yang belum diketahui sumbernya dari mana. Setelah itu, asap putih membubung tinggi.

Tampak kobaran api akibat ledakan masih menyala di sekitar lokasi. Selain itu, tampak potongan tubuh manusia di sekitar lokasi kejadian.

Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Selain potongan tubuh manusia, di lokasi kejadian saat ini tampak sejumlah korban luka dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru