JKN-KIS Bikin Ano Tenang Menanti Persalinan Anak Kedua

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 2 April 2021 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 27 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kresensiana Nona

Kresensiana Nona

Maumere-SuaraSikka.com: Kresensiana Nona yang biasa dipanggil Ano sangat tenang sekali menanti persalinan anak keduanya. Semua berkat kepesertaannya pada program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Wanita 36 tahun ini menikmati dengan enjoi masa kehamilannya. Dia tidak lagi memikirkan biaya persalinan, termasuk saat-saat ketika dia akan melakukan kontrol kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nyaman saja. Kan ada JKN-KIS,” ungkap wanita yang tinggal di
Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka Propinsi NTT itu.

Kondisi ini berbeda sewaktu persalinan anak pertamanya. Kala itu Ano dan suami harus memikirkan biaya persalinan dan berbagai kebutuhan lainnya.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Waktu persalinan pertama, kami harus mengeluarkan biaya sendiri. Berat sekali, karena biaya sangat mahal. Tambah lagi dengan kebutuhan lainnya,” terang dia.

Waktu itu, tambahnya, dia dan suami belum menjadi peserta JKN-KIS. Sehingga mau tidak mau seluruh biaya perawatan kesehatan dan persalinan harus keluar dari kantong sendiri.

Berbeda dengan menunggu persalinan kedua kali ini, Ano sudah menjadi peserta aktif JKN-KIS. Karena itu dia dan suami tidak perlu kuatir lagi soal biaya. Dia meyakini semuanya sudah dijaminkan BPJS Kesehatan melalui program JKN-KIS.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

“Kalau sekarang saya dan suami tidak kuatir lagi. Kami begitu tenang, kan ada JKN-KIS,” ungkap dia yakin.

Fokusnya sekarang, kata dia, menyiapkan mental untuk menghadapi persalinan, sehingga bisa berlangsung sukses.

Ano mengaku sangat beruntung sekali menjadi peserta JKN-KIS. Dengan modal kartu sakti KIS, pemeriksaan kandungannya dibiayai negara dari JKN-KIS yang berprinsip gotong-royong.

Dia memberikan apresiasi atas kehadira program ini karena telah sangat membantu masyarakat dalam hal jaminan kesehatan.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru