Maumere-SuaraSikka.com: Kasus Covid melonjak drastis di Kecamatan Mego. Sebanyak 23 warga Nualolo Desa Bhera, Jumat (16/4) dievakuasi ke Gedung SCC.
Mereka ini merupakan hasil penelusuran dari kasus transmisi lokal sebelumnya. Semua mereka dipastikan positip rapid antigen. Untuk mencegah penularan semakin banyak, warga dibawa ke lokasi karantina terpusat di Gedung SCC.

Warga Nualolo dijemput dengan 1 unit mobil Dalmas SatPol PP dan 1 unit mobil BPBD. Mereka ditempatkan di Gedung SCC di Jalan Ahmad Yani Maumere.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiba di Gedung SCC, petugas dari BPBD Sikka langsung mendata identitas mereka. Setelah pendataan warga langsung diarahkan ke dalam gedung untuk menempati ruangan tidur yang sudah disiapkan.
Kepala BPBD Sikka Muhamad Daeng Bakir menjelaskan pihaknya membuka kembali Gedung SCC sebagai lokasi karantina terpusat untuk menampung lonjakan kasus positip dari Desa Bhera.
Jurubicara Satgas Covid Bidang Kesehatan Clara Francis memastikan peningkatan kasus di Kecamatan Mego. Sampai dengan Selasa (13/4) tercatat 10 orang dari kecamatan itu yang menjalani isolasi di belakang Roxy Swalayan.

Sapeliga Guntur, 45 tahun, salah satu warga yang menjalani karantina terpusat di Gedung SCC. Dia mengatakan secara umum kondisi 23 warga dalam kondisi sehat semua.*** (eny)















