Salah Satu Action Plan dari SRN Harus Melaksanakan Implementasi E-Raport dan E-UKBM

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 17 September 2018 - 19:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 52 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kegiatan E-Raport dan E-UKBM

Foto: Kegiatan E-Raport dan E-UKBM

Maumere-SuaraSikka.com: Salah satu action plan dari Sekolah Rujukan Nasional (SRN) harus melaksanakan implementasi E-Raport dan E- UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri). Workshop ini sangat penting bagi guru untuk menyelaraskan pemahaman guru tentang standar penilaian melalui tahap perencanaan,penilaian dan laporan hasil penilaian. Hasil penilaian pencapaian pengetahuan dan keterampilan peserta didik disampaikan dalam bentuk angka dan atau deskripsi.
Hal ini disampaikan nara sumber I Nyoman Pasek, S.Pd,M.Pd Fasilitator Direktorat Pendidikan Menengah pada Workshop Implementasi E-Rapor dan E-UKBM Sekolah Rujukan Nasional (SRN) SMAK Frateran Maumere tanggal 14-15 September 2018 bertempat di Ruang Lab SMAK Frateran Maumere.
Salah Satu Action Plan dari SRN Harus Melaksanakan Implementasi E-Raport dan E-UKBM
Workshop yang diikuti para guru SMAK Frateran Maumere dan utusan dari sekolah imbas SRN yakni Seminari Bunda Segala Bangsa, SMA Negeri Bola dan SMA Negeri Waigete ini dibuka Wakasek Kurikulum SMAK Frateran Maumere Agustinus Syrilus, S.Pd mewakili Kepala Sekolah.
“Tujuan disusun E-Rapor adalah untuk membantu pendidik dan satuan pendidikan menyusun laporan capaian kompetensi peserta didik agar dalam pengolahan nilai sesuai dengan Permendikbud nomor 23 tahun 2016. E-rapor yang disusun nilai akhir dari peserta didik harus dapat dipertanggungjawabkan,”tandas Syrilus. Selain itu E-UKBM kata Syrilus, untuk menyelaraskan pemahaman guru tentang literasi digital.
Maria F. Sumartif, S.Pd salah satu peserta menilai Workshop ini sangat bermanfaat bagi guru untuk mendesain pembelajaran yang lebih menarik. “Peserta didik adalah generasi milenial yang lekat dengan dunia digital maka pembelajaran harus didesain dengan media digital. Sebagai guru harus literat dengan media,” ujar Guru Bahasa Jerman SMAK Frateran Maumere ini. *** ( Yuven Fernandez)
Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru