




Maumere-SuaraSikka.com: Pelaksanaan rapid massal di lingkup komunitas Seminari Maria Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere dilanjutkan Kamis (29/4). Pagi ini giliran untuk 200 lebih pelajar SMPK Seminari.
Petugas kesehatan yang akan melaksanakan rapid massal sudah tiba pukul 10.15 Wita di lokasi sekolah yang terletak di Jalan Kimang Buleng Kelurahan Kota Uneng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara ini petugas kesehatan tengah melakukan persiapan administrasi dan mengatur ruangan rapid massal.
Kepastian rapid massal lanjutan, disampaikan Praeses Seminari BSB Maumere RD Raymundus Minggu saat ditanya wartawan kemarin di sela-sela rapid massal kepada 97 pelajar SMAK Seminari BSB Maumere.

Informasi yang sama juga disampaikan kemarin oleh Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis.
Pantauan media ini, para pelajar SMPK Seminari BSB Maumere sudah bersiap di halaman dekat kapela sekolah. Mereka menunggu dipanggil petugas kesehatan untuk menjalani rapid massal.
Menurut informasi, rapid massal hari ini tidak saja untuk pelajar SMPK Seminari BSB Maumere, tetapi juga untuk guru, pendamping pelajar, dan karyawan sekolah.
Sebagaimana diketahui, kemarin Tim Kesehatan Satgas Covid Sikka melaksanakan raoid massal kepada 97 pelajar SMAK Seminari BSB dan 19 pembina pelajar dan karyawan di sekolah itu.
Dari 116 orang yang menjalani rapid massal, diketahui sebanyak 75 pelajar serta 5 pembina pelajar dan karyawan di sekolah itu dipastikan terpapar Covid. Semua mereka menjalani karantina terpusat di sekolah.

Sebelumnya 2 pelajar dan 1 guru SMAK Seminari BSB Maumere dipastikan terpapar Covid setelah rapid antigen pada Selasa (27/4). Tiga orang ini menjalani karantina terpusat di Gedung SCC.
Penularan Covid di lingkup Seminari BSB Maumere, diduga bersumber dari salah seorang warga Nangalimang Kecamatan Alok. Dari warga ini, virus menular kepada seorang guru SMAK Seminari BSB Maumere.*** (eny)




















