




Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 34 seminaris Maria Bunda Segala Bangsa (BSB) positip Covid, Sabtu (8/5) pagi tadi dipindahkan ke lokasi karantina terpusat di belakang Roxy Swalayan. Hal ini untuk memutuskan rantai penularan.
Para siswa seminari dijemput 2 unit mobil operasional milik BPBD Sikka. Karena kapasitas kendaraan tidak cukup sehingga penjemputan dilakukan dua kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka yang dipindahkan ini sebelumnya sudah melaksanakan karantina terpusat selama 5 hari di kompleks Seminari BSB di Jalan Kolombeke Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok Timur.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis yang dihubungi siang tadi, membenarkan 34 seninaris dipindahkan ke belakang Roxy Swalayan.
“Iya, ini maksudnya untuk mengurangi jumlah positip yang ada di komunitas seminari. Tujuan utamanya untuk memutus rantai penularan. Kita pindahkan agar tidak kembali terjadi penularan di dalam,” jelas Clara Francis.

Dia mengatakan jumlah positip pada komunitas Seminari BSB sebanyak 206 orang. Dengan dipindahkan 34, masih tersisa 172 yang karantina terpusat di Seminari BSB.
Untuk 172 orang itu, lanjut dia, sesuai jadwal akan menyelesaikan masa karantina terpusat pada Minggu (9/5) besok.
“Semoga 172 ini besok sembuh, sehingga praktis yang ada di komunitas itu semuanya negatip,” terang Clara Francis.

Dengan pindahnya 34 seminaris ke lokasi karantina belakang Roxy Swalayan, 3 lokasi karantina di tempat itu kini menampung 54 pasien aktif.
Sebagaimana diketahui dari rapid antigen massal dua hari berturut-turut, Rabu-Kamis (28-29/4) terdapat 172 orang dalam komunitas itu yang terkonfirmasi. Rapid berikut 5 hari sesudahnya bertambah lagi 34 terkonfirmasi.
Sebanyak 206 yang terpapar ini terdiri dari 6 orang pembina dan karyawan, 115 pelajar SMA, dan 85 pelajar SMP.*** (eny)




















