



Maumere-SuaraSikka.com: Bhabinkamtibmas Polres Sikka dan Komunitas Penyintas Covid mendeklarasikan tekad untuk bersatu melawan Covid.
Deklarasi itu disatukan dalam apel bersama di Lapangan Apel Mapolres Sikka, Kamis (17/6) pagi. Apel ini dipimpin langsung Kapolres Sikka AKBP Sajimin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasubbag Humas Iptu Margono menginformasikan bahwa apel bersama Bhabinkamtibmas dan Komunitas Penyintas Covid dilaksanakan secara serentak di seluruh Polres Kabupaten/Kota dalam wilayah Polda NTT.

Apel bersama di Polres Sikka dihadiri Pejabat Utama, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Komunitas Penyintas Covid Sikka dan seluruh anggota Polres Sikka. Kurang lebih 15 penyintas Covid hadir saat itu.
Penyintas Covid merupakan orang yang pernah terpapar virus corona atau pasien positip Covid yang telah berhasil sembuh.
Pada momen apel ini, Kapolres Sikka AKBP Sajimin membacakan amanat Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif.
Kapolda NTT mendorong dan merangkul para penyintas yang sudah pernah terpapar Covid untuk menjadi mitra dan membantu Polri melawan virus ini.
Penyintas juga diajak untuk memberikan sosialisasi dan edukasi prokes tentang 5M dan 3T.
“Para penyintas perlu membagikan pengalaman tentang bahaya Covid bila terpapar, dengan menyakinkan masyarakat bahwa Covid benar-benar ada dan nyata, bukan mitos saja,” kutip Kapolres Sikka.
Kapolda NTT menyebutkan penyintas Covid adalah pejuang-pejuang kemanusian yang bisa memberikan donor konvalesen yang sangat bermanfaat bagi sesama yang membutuhkan.
Setelah apel, seluruh peserta melaksanakan deklarasi bersama. Adapun deklarasi itu berbunyi, “Kami penyintas Covid 19, mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sikka untuk patuhi 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan bersedia menjadi duta pencegahan Covid-19”.

Dalam amanatnya, Kapolda NTT membeberkan pula data perkembangan Covid di Indonesia dan NTT.
Secara nasional, kata dia, tercatat 1.531.005 kasus. Kasus aktif positip sebanyak 83.700 orang (5,5%), meninggal dunia 42.666 (2,8%), dan sembuh 16.209 orang (91,7%).
Sedangkan di NTT, lanjut dia, tercatat konfirmasi positip 17.403 orang, kasus aktif 723 orang (4,04%), meninggal dunia 471 orang (2,7%) serta sembuh sebanyak 16.209 orang (93,20%).
Sementara di Kabupaten Sikka, sesuai laporan Satgas Covid Sikka hingga Rabu (16/6) yang diterima media ini, tercatat konfirmasi positip 1.129 kasus, sedang dirawat 32 orang terdiri dari 3 di Ruang Isolasi RSUD TC Hillers Maumere dan 29 karantina mandiri, sembuh 1.086 orang, dan meninggal dunia 11 orang.
Kapolda NTT juga menyinggung program vaksinasi di NTT. Menurut data, kata dia, NTT telah menerima vaksin sebanyak 501.496 dosis.
Dari jumlah itu yang telah digunakan sebanyak 423.781 dosis. Sasaran vaksinasi yakni tenaga kesehatan sebanyak 67.155 dosis, pelayan publik sebanyak 317.497 dosis, dan lansia sebanyak 88.729 dosis.*** (eny)


















