



Maumere-SuaraSikka.com: Camat Kangae Yohanes E Satriyawan membatasi aktifitas warga di kecamatan itu hingga jam 8 malam atau pukul 20.00 Wita.
Kebijakan tersebut diberlakukan sejak hari ini, menyusul meningkatnya kasus positip Covid di wilayah Kangae.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagaimana diketahui, dalam waktu 3 hari terakhir tercatat 45 warga di Desa Habi dan Desa Watumilok terkonfirmasi positip.
“Aktifitas hanya sampai jam 8 malam. Setelah jam itu warga harus berada di dalam rumah masing-masing,” tegas dia kepada media ini, Kamis (24/6) malam.
Dia mengatakan kebijakan membatasi aktifitas warga masyarakat sebagai upaya dini untuk mencegah penularan Covid yang kini sedang menyerang wilayah itu.
Untuk mendukung kebijakan ini, pihaknya mengaktifkan tugas dan fungsi Satgas Covid Kecamatan dan Desa agar melakukan pemantauan.
Dia berharap warga masyarakat secara sadar dan bersama-sama bergerak mencegah penularan wabah corona.
“Butuh kesadaran bersama, sehingga kami harap sekali warga masyarakat mendukung kebijakan ini,” ujar dia.
Mantan Camat Bola itu juga menyinggung soal masih terjadi kegiatan pesta yang praktis menciptakan kerumunan. Apalagi, kata dia, ledakan positip Covid di Kangae justeru berawal dari kegiatan pesta.
Karena itu dia mengaku telah berkoordinasi dengan semua kepala desa di Kecamatan Kangae agar untuk sementara waktu tidak memberikan rekomendasi izin keramaian untuk kegiatan pesta.
Pada awal Juli mendatang, lanjut dia, ada rencana pemberian Komuni Suci Pertama pada sebuah paroki di wilayah Kangae. Dia mengaku gusar sekali dengan agenda tersebut.
Namun akhirnya dia bersyukur karena otoritas Gereja setempat telah memastikan penundaan kegiatan sehubungan dengan meningkatnya kasus positip di Kangae.*** (eny)


















