



Maumere-SuaraSikka.com: Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis meminta agar dihentikan sementara kegiatan-kegiatan pesta.
Dia beralasan pesta memberikan kontribusi yang cukup tinggi terhadap peningkatan kasus positip Covid di Kabupaten Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sangat mungkin pesta mendukung kasus bertambah,” ungkap Clara Francis kepada wartawan, Selasa (22/6).
Dia mengatakan saat kegiatan pesta sudah hampir pasti banyak orang berkumpul. Dalam kondisi seperti itu, kata dia, sering kali terlihat protokoler kesehatan diabaikan saja.
Karena itu, tambah dia, sekarang ini prokes tidak hanya 5M sebagaimana yang disosialisasikan pemerintah. Tapi sudah bertambah lagi 1 item menjadi 6M.
“Sekarang sudah 6M. Yang terakhir itu menghindari makan bersama. Aktifitas makan bersama itu sering terjadi pada pesta,” papar dia.
Clara menambahkan sebenarnya pihaknya sudah memprediksi bakal ada peningkatan kasus paska pesta sambut baru.
Karena itu pemerintah berupaya mencegah dengan mengeluarkan aturan-aturan yang memperketat pelaksanaan pesta-pesta.
Dia mengatakan ke depan Satgas Covid Sikka harus tegas memberlakukan aturan acara-acara pesta. Seperti apa aturan, Clara Francis menjawab diplomatis saja.
“Di Satgas ada peran masing-masing. Kita berharap ada penegakkan terhadap pelanggaran,” ujar Clara Francis.
Kasus poisitp Covid di Kabupaten Sikka meningkat drastis dalam 10 hari terakhir. Ruang Isolasi Covid di RSUD TC Hillers Maumere kini tidak bisa lagi menampung pasien. Sementara itu lokasi karantina terpusat di Jalan Alpokat juga sudah penuh.
Satgas Covid Sikka sedang berkoordinasi untuk memfungsikan dua rumah sakit swasta yakni RS Santa Elisabeth Lela dan RS Santo Gabriel Kewapante. Beberapa ruang isolasi di Puskesmas juga sedang dan akan difungsikan.*** (eny)


















