



Maumere-SuaraSikka.com: Wabah Covid kembali merenggut warga Kabupaten Sikka. Seorang wanita 88 tahun dikabarkan meninggal Minggu (27/6). Ini adalah korban meninggal ke-13.
BDBP, warga Kelurahan Kabor Kecamatan Alok meninggal pukul 11.08 Wita di Ruang Isolasi RSUD TC Hillers Maumere. Rencananya jenazah dimakamkan pada Tempat Pemakaman Khusus Covid di Urung Pigang Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga BDBP sudah berada di sekitar ruang isolasi. Peti jenazah wanita tersebut sudah diposisikan di depan pintu masuk ruangan isolasi.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis menjelaskan BDBP dirujuk dari RS Santo Gabriel Kewapante ke RSUD TC Hillers Maumere pada Jumat (25/6) pukul 01.00 Wita.
“Ibu ini masuk dengan keluhan sesak napas,” jelas Clara Francis.
Selama dirawat di Ruangan Isolasi Covid, gejala sesak napas BDBP tidak berkurang. Apalagi pasien ini juga memiliki gangguan jantung dan faktor usia, yang memperberat kesehatannya.
“Prosedur pemakaman tetap sesuai protokol pemakaman Covid,” ujar Clara Francis.
Dalam obrolan dengan media ini, seorang anggota keluarga menyebutkan BDBP selama beberapa tahun terakhir ini hanya berada di rumah mengingat usia yang sudah menua.
“Baru-baru ini, 16 Juni lalu, dia mencapai usia 90 tahun,” ujar seorang anggota keluarga.

Clara Francis mengajak warga masyarakat Kabupaten Sikka untuk saling menjaga, terutama orang tua yang hanya tinggal di rumah saja.
“Mari putuskan matarantai penularan Covid, dimulai dengan menyayangi anggota keluarga kita di rumah dengan disiplin protokol kesehatan,” ajak Clara Francis.
Kasus Covid di Kabupaten Sikka meningkat drastis dalam dua pekan terakhir. Tiga klaster yang menguat sekarang yakni pelaku perjalanan, pesta, dan perkantoran.*** (eny)


















