



Maumere-SuaraSikka.com: Kasus positip Covid di Kabupaten Sikka kian menggila. Pada Senin (28/6) tercatat 262 kasus aktif, lalu meningkat pada Selasa (29/6) menjadi 379 kasus. Artinya dalam satu hari saja terjadi penambahan 117 kasus.
Data ini semakin membuat miris lemahnya kesadaran dan penegakkan protokoler kesehatan. Diperkirakan ke depan, ledakan kasus aktif akan terus terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penambahan 117 kasus, terjadi pada hampir semua kecamatan. Paling tinggi sebanyak 25 kasus di Kecamatan Alok Timur. Sebelumnya 39 kasus, kini menjadi 64 kasus.
Alok bertambah 24 kasus, sehingga kini menjadi 74 kasus. Jumlah kasus aktif di Alok merupakan paling tinggi untuk wilayah Kabupaten Sikka.
Peningkatan juga terjadi di Kecamatan Alok Barat. Sebelumnya 34 kasus, lalu bertambah 13 kasus, sehingga menjadi 47 kasus. Lalu Waigete bertambah 12 kasus, kini menjadi 26 kasus.

Kangae bertambah 8 kasus, sehingga menjadi 56 kasus. Menyusul Koting bertambah 7 kasus, sehingga menjadi 29 kasus.
Empat kecamatan masing-masing bertambah 4 kasus yakni Kewapante, Nita, Talibura dan Waiblama. Kini Kewapante menjadi 15 kasus, Nita 19 kasus, Talibura 8 kasus, dan Waiblama 6 kasus.
Bola dan Lela masing-masing bertambah 3 kasus. Kini Bola menjadi 5 kasus, dan Lela menjadi 8 kasus. Lalu Doreng bertambah 2 kasus, kini menjadi 6 kasus.
Hewokloang, Magepanda, Nele, dan Paga bertambah 1 kasus, sehingga Hewokloang menjadi 2 kasus, Magepanda dan Nele menjadi 4 kasus, dan Paga menjadi 3 kasus.
Hanya dua kecamatan yang dalam 1 hari tidak ada peningkatan, yakni Mego tetap dengan 2 kasus, dan Palue masih dengan 1 kasus.
Hingga Selasa (30/6), masih ada 2 kecamatan yang nihil positip Covid, yakni Mapitara dan Tanawawo.
Secara umum, hingga Selasa (29/6), sudah 1.547 kasus positip Covid yang terjadi di Kabupaten Sikka, di mana 1.153 dinyatakan sembuh dan 15 orang meninggal dunia.
Jurubicara Satgas Covid Sikka berulang-ulang kali mengimbau agar warga masyarakat Kabupaten Sikka disiplin menegakkan protokoler kesehatan.

Sementara itu kontak erat yang menjalani rapid antigen juga terus terjadi di Labkesda Dinkes Sikka di Jalan Eltari.
Seperti pantauan media ini, Rabu (30/6), ratusan orang mendatangi Labkesda Dinkes Sikka untuk menjalani rapid antigen.*** (eny)


















