

Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka setiap hari merilis data perkembangan Covid di daerah itu. Setelah ditelusuri diduga data yang dikeluarkan ternyata terjadi penggelembungan.
Dugaan penggelembungan bisa dilihat pada perkembangan laporan dua hari terakhir, Rabu (28/7) dan Kamis (29/7). Ada perbedaan yang menyolok pada kasus terkonfirmasi positip dan jumlah orang yang sembuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Data Rabu (28/7) menunjukkan kasus terkonfirmasi sebanyak 3.996, dalam perawatan 593, sembuh 3. 333, dan meninggal 70 orang.
Data Kamis (29/7) menunjukkan
kasus terkonfirmasi sebanyak 4.052, dalam perawatan 532, sembuh 3. 449, dan meninggal 71 orang.
Dari data 2 hari ini, Satgas Covid Sikka merilis terkonfirmasi positip bertambah 56 kasus, dalam perawatan berkurang 61 orang, lalu 116 orang sembuh, dan tambah 1 kasus meninggal.
Setelah ditelusuri hitungan akumulasi data perkecamatan, nampak sekali penggelembungan data pada kasus terkonfirmasi dan jumlah kesembuhan.
Tambahan kasus konfirmasi positip seharusnya hanya 11 kasus, yakni 2 kasus dari Kecamatan Mego dan 9 kasus dari Kecamatan Waigete.
Pada Rabu (28/7), Mego mencatat 14 kasus, dan Kamis (29/7) menjadi 16 kasus. Lalu Waigete pada Rabu (28/7) mencatat 13 kasus, dan Kamis (29/7) menjadi 22 kasus.
Sementara itu 14 kecamatan lainnya mencatat jumlah kesembuhan yang bervariatif selama 2 hari itu. Secara akumulatif, jumlah kesembuhan sebanyak 72 orang.
Data 72 orang yang sembuh yakni Alok 7 orang, Alok Barat 5, Alok Timur 1, Bola 6, Doreng 2, Kangae 4, Kewapante 3, Koting 7, Lela 11, Magepanda 6, Nele 7, Nita 6, Paga 2, dan Talibura 5.
Hanya 5 kecamatan yang tidak berubah yaitu Hewokloang 8, Mapitara 3, Palue 0, Tanawawo 3, dan Waiblama 2.
Dari rilis perkembangan data 2 hari itu, jumlah orang dalam perawatan berkurang 61, dari sebelumnya 593, menjadi 532.
Dengan penelusuran data selama 2 hari terakhir ini tampak sangat jelas dugaan penggelembungan data yang dilaporkan Satgas Covid Sikka.
Tambahan konfirmasi positip dari hari Rabu (28/7) ke Kamis (29/7) hanya 11 kasus, bukan 56 kasus. Demikian pun jumlah kesembuhan hanya 72 orang, bukan 116 orang.
Selain dugaan penggelembungan data, media ini menemukan ketidakcermatan pelaporan.
Misalnya untuk Kecamatan Nele per Kamis (29/7) dilaporkan 7 orang sembuh. Padahal faktanya, pada hari itu 11 warga Nele yang menjalani karantina terpusat di belakang SIC dipulangkan karena dinyatakan sembuh.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis belum bisa dihubungi.*** (eny)















