Warga Sikka Masih Kepala Batu, Jalan Malam Tanpa Masker, KTP, dan Dokumen Rapid Antigen

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 8 Agustus 2021 - 12:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan menghukum push-up warga yang beraktifitas malam tanpa mengenakan masker, Sabtu (7/8) malam (foto: istimewa)

Tim Gabungan menghukum push-up warga yang beraktifitas malam tanpa mengenakan masker, Sabtu (7/8) malam (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Warga Kabupaten Sikka sepertinya masih kepala batu. Banyak yang melakukan perjalanan malam tanpa mengenakan masker, membawa identitas KTP, termasuk sertifikasi vaksinasi dan dokumen negatip rapid antigen.

Fakta-fakta ini terlihat pada Sabtu (7/8) malam ketika mereka terjaring Tim Gabungan Satgas Covid Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Gabungan melakukan penyekatan pada dua lokasi dalam rangka pelaksanaan penegakkan PPKM Level 4.

Dua lokasi penyekatan yakni pertigaan jalan menuju Bandara Frans Seda Maumere tepatnya di Jalan Sudirman Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur, dan perempatan Jalan Lingkar Luar Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok.

Pada dua lokasi ini Tim Gabungan melaksanakan kegiatan penyekatan terhadap kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat, pejalan kaki, serta pelintas jalan dari dan keluar wilayah Kabupaten Sikka.

Tim Gabungan mengecek pemakaian masker, kelengkapan berkendaraan bermotor terutama helm, pemeriksaan identitas kependudukan berupa KTP, serta mengecek sertifikasi vaksinasi dan dokumen negatip rapid antigen.

Pada kesempatan itu, Tim Gabungan langsung memberikan edukasi protokol kesehatan dan penegakan PPKM Level 4.

Pada momen itu juga disampaikan Instruksi Mendagri dan Surat Edaran Bupati Sikka tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat hingga pukul 21.00 Wita.

Masih banyak warga yang ditemukan tidak mengenakan masker, Sabtu (7/8) malam (foto: istimewa)

Kepada setiap pengendara baik roda dua, roda empat, pejalan kaki, dan pelintas jalan yang tidak memiliki kepentingan mendesak, diminta segera kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Seorang anggota Lantas Sikka mengenakan masker kepada warga, Sabtu (7/8) malam (foto: istimewa)

Tim Gabungan membagikan masker kepada warga yang ketahuan tidak mengenakan masker. Sebelum membagikan masker, pelanggar prokes terlebih dahulu diberikan sanksi berupa push-up.

Sementara pengendara roda dua yang tidak mengenakan helm, petugas memberikan sanksi berupa mendorong kendaraan milik mereka.

Bagi pengendara roda dua dan roda empat beserta penumpang yang hendak masuk/keluar ke dan dari Kabupaten Sikka, dan tidak dapat menunjukan KTP, sertifikasi vaksinasi dan dokumen negatip rapid antigen, langsung disuruh kembali ke tempat asal.

Kegiatan penyekatan pada dua titik ini berakhir pukul 23.30 Wita, dan berhasil menjaring cukup banyak warga yang diketahui melanggar prokes, administrasi kependudukan, dan pelanggaran berkendaraan.

Pemeriksaan KTP dan syarat perjalanan bagi warga yang hendak keluar Kabupaten Sikka, Sabtu (7/8) malam (foto: istimewa)

Di pertigaan Bandara Frans Seda misalnya, tercatat yang bermasalah yakni 20 unit pengendara roda dua, 6 unit pengendara roda empat, dan 20 orang yang tidak mengenakan masker.

Sedangkan di perempatan Jalan Lingkar Luar, tercatat 23 unit pengendara roda dua, 7 unit pengendara roda empat, dan 30 orang tidak mengenakan masker.

“Kita temukan masih banyak warga yang tidak mengenakan masker. Ada juga yang begitu melihat petugas gabungan baru mengambil masker dan buru-buru mengenakan,” ujar Kapolres Sikka.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Kapolres Sikka AKBP Sajimin memimpin apel kekuatan, Sabtu (7/8) malam (foto: istimewa)

Kegiatan penyekatan wilayah di Kota Maumere, diawali apel kekuatan pukul 20.00 Wita, dipimpin Kapolres Sikka AKBP Sajimin, melibatkan 7 perwira Polres Sikka, 29 anggota Polres Sikka, 4 personil Brimob Yon B Pelopor, 8 personil Kodim Sikka, dan 4 personil Satpol PP Sikka.

Tampak terlihat sejumlah perwira seperti Wakapolres Sikka Kompol I Putu Surawan, Kabag Ops Polres Sikka AKP Wihelmus Sinlae, Kasat Shabara Polres Sikka Iptu Mikhael Donis, Kasat Intelkam Polres Sikka Iptu Eliezer Kalelado, Kasat Lantas Polres Sikka Iptu Diamond RB, Kasat Binmas Polres Sikka Iptu Siprianus Sedan, dan Kapolsek Alok Ipda Daniel M. Tunu.

Sejumlah personil Tim Gabungan yang bertugas menegakkan PPKM Level 4, Sabtu (7/8) malam (foto: istimewa)

Tim Gabungan yang bertugas di Jalan Sudirman dipimpin Kasat Shabara Polres Sikka Iptu Mikhael Donis, dengan anggota terdiri dari 4 personil Kodim Sikka, 14 personil Polres Sikka, 3 personil Brimob Yon B Pelopor, dan 3 Personel SatPol PP.

Sementara Tim Gabungan yang bertugas di Jalan Lingkar Luar dipimpin Kasat Lantas Polres Sikka Iptu Diamond RB, didampingi Kapolsek Alok Ipda Daniel M. Tunu, dengan anggota terdiri dari 4 personil Kodim Sikka, 15 personil Polres Sikka, 2 personil Brimob Yon B Pelopor, dan 2 personil SatPol PP.

Kapolres Sikka mengingatkan agar setiap tindakan Tim Gabungan harus dilakukan secara tegas dan terukur, tapi tetap dengan humanis.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru