








Maumere-SuaraSikka.com: Banyak orang yang sering kali mengalami kesulitan biaya pengobatan. Banyak juga yang akhirnya tahu jawaban atas kendala tersebut, yakni Program JKN-KIS.
Demikian juga yang dialami Elisabeth Erlin, 21 tahun, warga Desa Nangahale Likonggete Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perempuan ini mengalami batuk yang tidak kunjung berhenti, sakit pada dada, rasa nyeri dan perih pada ulu hati.
Dia pasrah saja dengan kondisi ini mengingat terkendala biaya pengobatan. Padahal Erlin ingin sekali memeriksakan kesehatan di Puskesmas Watubaing, biar cepat sembuh dari sakit yang dideritanya.
Hingga suatu waktu, dia mendapat informasi bahwa JKN-KIS dapat menjamin kesehatan peserta, baik di
baik di Puskesmas, rumah sakit maupun pada dokter keluarga.
Erlin baru sadar sebenarnya dia juga adalah peserta aktif JKN-KIS. Dia terdaftar pada segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) ABPD Kabupaten. Iuran bulanannya dibayar pemerintah daerah.
Setelah mendapat informasi tentang manfaat JKN-KIS, tidak butuh lama, Erlin segera memutuskan untuk memeriksakan kesehatan di Puskesmas Watubaing.
“Di Puskesmas, saya diminta untuk melengkapi administrasi. Kemudian setelah itu petugas periksa kesehatan saya. Hasil pemeriksaan menyatakan saya sakit maag, dan harus menjalani rawat inap,” cerita Erlin.
Beberapa hari rawat inap di Puskesmas, Erlin kemudian diperbolehkan pulang. Sebagaimana informasi yang dia dengar tentang manfaat JKN-KIS, akhirnya terbukti. Dia sama sekali tidak mengeluarkan biaya pengobatan.
“Tidak ada biaya. Semuanya sudah dijaminkan oleh JKN-KIS,” ujar dia senang.
Erlin mengaku bersyukur sekali menjadi peserta JKN-KIS. Kesehatannya sudah pulih kembali, tanpa harus mengeluarkan sepeser uang pun.
Dia mengaku bangga karena ada perhatian pemerintah daerah setempat yang mengakomodirnya sebagai peserta JKN-KIS, sekaligus membayarkan iuran.*** (eny)




















