








Larantuka-SuaraSikka.com: Bunyi gaduh pada atap rumah, awalnya dikira bunyi kembang api yang gagal meletus. Ternyata diketahui itu adalah peluru yang nyasar.
Peristiwa ini terjadi Sabtu (1/1) sekitar pukul 20.00 Wita di Jalan Pante Palo RT/RW 005/002 Kelurahan Sarotari Tengah Kecamatan Larantuka Kabupaten Flotim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terdengar bunyi plak di atas atap rumah. Kami yang ada dalam rumah terkejut. Saya berujar, mungkin kembang api yang gagal meletus dan jatuh di atas atap rumah. Kebetulan saat itu warga sekitar ada yang lagi main kembang api,” demikian tulis Januar Bala Lamablawa pada dinding FB-nya.
Tuan rumah kemudian memastikan bunyi di atap seng itu ternyata peluru asli. Indikasinya dari atap seng yang bocor.

Hal ini diperkuat lagi dengan temuan peluru oleh salah satu anggota rumah. Saat itu dia menyapu di ruangan tengah rumah, dan menemukan sebutir peluru.
Peluru tersebut dia geser ke tepi dinding. Setelah selesai menyapu, dia memilih istirahat tanpa menceritakan temuan peluru kepada anggota rumah yang lain.
Pada Minggu (2/1) pagi, salah seorang anggota rumah yang lain, melihat sebutir peluru dekat dinding. Dia lalu menceritakan hal tersebut kepada anggota rumah.
Spontan semua anggota rumah menjadi resah. Mereka lalu menengok ke atap rumah, dan menyaksikan ada bekas lubang pada seng.
Terhadap kenyataan ini, tuan rumah langsung menghubungi anggota keluarga di Kupang yang kebetulan adalah seorang polisi.
Komunikasi dilakukan dengan model video call, sehingga bisa memperlihatkan bentuk peluru.
Dari informasi ini, polisi yang di Kupang langsung mengontak anggota Polres Flotim. Sekitar pukul 11.00.Wita, 5 orang anggota Polres Flotim mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Aparat polisi yang datang ke TKP memastikan benda yang ditemukan adalah peluru. Mereka lalu mengamankan peluru tersebut sebagai barang bukti.
“Yang jelas ada orang yang menembakkan ini dan ada sasaran yang dituju,” duga Januar Bala Lamblawa.
Dia menduga, pelaku yang masih misterius itu mengambil kesempatan pada saat orang sedang bermain kembang api.
Januar Bala Lamablawa memastikan peristiwa peluru nyasar di rumahnya, tidak mengakibatkan korban jiwa.
Dia mendesak aparat kepolisian untuk mengusut kasus ini sampai tuntas, sehingga bisa memberikan rasa nyaman bagi warga Larantuka.*** (eny)




















