Sikka “Dikepung” Masalah, Pimpinan Kurang Peka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Januari 2022 - 08:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 19 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Gaharpung

Marianus Gaharpung

Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka terus-menerus “dikepung” masalah seperti korupsi dan kasus pidana umum. Salah satu pemicunya karena kurang pekanya Bupati dan Wakil Bupati sebagai pimpinan di daerah itu.

Pendapat ini dikedepankan Marianus Gaharpung, seorang pengamat hukum dan pemerhati sosial kemasyatakatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kondisi kurang pekanya pimpinan, dia pun meragukan kemajuan Kabupaten Sikka. Malah dia menyebutnya sungguh prihatin.

“Ada beberapa pihak mengatakan pimpinan seakan bekerja sendiri seperti “robot”, padahal banyak sumberdaya yang dapat dioptimalkan,” ujar Marianus Gaharpung yang berdomisili di Surabaya.

Melihat kondisi ini, dosen hukum Ubaya kelahiran Kabupaten Sikka itu memberikan pendapat sebagai masukan, usul saran, sekaligus kritik konstruktif demi masyarakat Sikka Bahagia sebagaimana visi Bupati dan Wakil Bupati Sikka.

Dia menyinggung eksistensi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai sebuah wadah yang luar biasa dan sangat strategis. Sayangnya, wadah ini belum dimaksimalkan secara baik.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Dia mendapat kesan Bupati dan Wabup Sikka jarang sekali membangun komunikasi dengan Forkopimda, untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi masyarakat, termasuk evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sikka.

“Padahal setiap bulan anggota Forkopimda mendapat honor Rp 10 juta, rasanya sia-sia saja,” ujar dia.

Marianus Gaharpung juga menyoroti kontradiksi perekonomian di daerah itu, antara kondisi faktual dan retorika yang disampaikan kepada publik.

Dia mengatakan kondisi Kabupaten Sikka, secara formal atau di atas kertas selalu disajikan adanya peningkatan ekonomi. Tetapi, secara kasat mata, hemat dia, tidak ada kemajuan apa-apa.

“Saya tidak pernah melihat adanya komunikasi pimpinan daerah dengan pelaku usaha atau pengusaha yang berhasil, setidaknya diskusi untuk meminta masukkan bagaimana optimalisasi ekonomi di Sikka. Mungkin saja ada pemikiran yang sangat berguna sebagai masukan untuk pengembangan ekonomi,” ujar dia memberikan contoh.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Dia juga meminta Bupati dan Wabup Sikka membangun komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Minta masukan dari mereka, bila perlu kritikan, dalam hal bagaimana sebaiknya membangun Kabupaten Sikka agar lebih bermartabat,” saran dia.

Selain itu, dia juga berharap Bupati dan Wabup Sikka mengundang kalangan muda produktif, meminta pikiran dan pendapat dalam kaitan dengan pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah.

“Siapa tahu lahan-lahan tidur milik pemerintah dapat dimanfaatkan pelaku UKM,” ujar dia.

Dia mengatakan banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah untuk kemajuan masyarakat dan daerah ini.

Namun, semuanya kembali kepada kepekaan pimpinan dalam membangun komunikasi positip dan bermanfaat.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru