Belajar Pencegahan DBD dari Warga Ratekalo

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 17 Januari 2022 - 18:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yasinta Yeni (kanan) mendampingi anaknya yang dirawat di Ruang Melati karena terserang demam berdarah, Senin (17/1)

Yasinta Yeni (kanan) mendampingi anaknya yang dirawat di Ruang Melati karena terserang demam berdarah, Senin (17/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Warga masyarakat Kabupaten Sikka perlu belajar pencegahan demam berdarah dengue (DBD) dari Yasinta Yeni, warga Dusun Ratekalo Desa Bhera Kecamatan Mego di Kabupaten Sikka.

Perempuan ini mengambil keputusan cepat dan tepat saat mengetahui anaknya gejala panas. Tidak butuh waktu lama, dia segera membawa ke fasilitas kesehatan. Dia kuatir anaknya diserang DBD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu periksa di Puskesmas Mego, anak saya dinyatakan DBD. Kemudian dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere,” cerita perempuan asal Kecamatan Koting yang bersuamikan laki-laki dari Ratekalo.

Yasinta Yeni kini mengaku senang karena kesehatan anaknya sudah mulai membaik setelah mendapatkan penanganan kesehatan.

Yohanes Ignasius Deni, 16 tahun, pelajar SMPN 3 Paga ini mengalami gejala panas tinggi sejak Jumat (8/1). Ibunya berkonsultasi dengan seorang bidan, dan disarankan membawa ke fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

“Masuk rumah sakit tanggal 10 Januari, sekarang sudah mulai baik. Masih tunggu hasil hari ini, mungkin sudah bisa pulang,” tambah dia.

Dokter Mario Nara memeriksa perkembangan kesehatan pasien demam berdarah

Pantauan media ini di Ruang Melati, Senin (17/1), Dokter Mario Nara, Spesialis Anak pada RSUD TC Hillers tampak sedang memeriksa perkembangan kesehatan Yohanes Ignasius Deni.

Usai memeriksa, Dokter Mario Nara sempat mengobrol dengan keluarga yang menjaga pasien ini.

Keputusan Yasinta Yeni dinilai sangat tepat. Pasalnya banyak orang tua yang “tertipu” sewaktu anak mengalami panas lalu mendadak berubah menjadi dingin.

“Banyak orang tua yang berpikir anaknya sudah sehat karena badan sudah dingin. Padahal bisa saja itu fase sok,” terang mantan Direktur RSUD TC Hillers Maumere Dokter Clara Francis beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
Dokter dan petugas medis memastikan pendataan pasien yang dirawat di Ruang Melati

Meningkat
Mario Nara menjelaskan perkembangan penanganan penyakit DBD di RSUD TC Hillers Maumere.

“Setiap hari selalu ada pasien DBD yang dirawat. Kemarin masuk lagi 3 orang,” ujar dia.

Data dari Bagian Rekam Medik RSUD TC Hillers Maumere, hingga Senin (17/1), sudah 51 pasien DBD yang dirawat di rumah sakit itu.

Dari jumlah itu, paling banyak adalah kelompok usia anak, yakni 42 orang. Sedangkan 9 pasien lainnya adalah orang dewasa.

Suasana pada salah satu Kelas Perawatan di Ruang Melati

Hingga siang tadi masih ada 10 pasien yang sedang dalam perawatan, yakni 7 di Ruang Melati, 2 di Ruang Mawar, dan 1 di Paviliun.

Kasus DBD di Sikka terus mengalami peningkatan. Pads minggu kedua Januari 2022 terdapat 1 kasus kematian, yang merupakan kasus pertama di tahun ini.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru