Realisasi Fisik 0 Persen, Warga Wolowiro Pertanyakan Proyek Turap Pengaman

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 25 Januari 2022 - 12:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 114 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blasius Woda, anggota BPD Wolowiro

Blasius Woda, anggota BPD Wolowiro

Maumere-SuaraSikka.com: Sejumlah warga mempertanyakan pelaksanaan proyek turap pengaman tangga di Desa Wolowiro Kecamatan Paga. Pasalnya, diketahui realisasi fisik masih 0 persen.

Pertanyaan warga sangat beralasan menyusul masa pelaksanaan sudah berakhir tahun lalu. Proyek ini menggunakan anggaran dana desa tahun 2021 sebesar Rp 41 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Blasius Woda, salah satu anggota BPD Wolowiro mengungkapkan hal ini, Jumat (21/1), di sela-sela gotong-royong warga desa membuat jalan darurat pada jembatan yang jebol di Dusun Kangarusa.

“Dana sudah dicairkan 100 persen, tapi fisik tidak ada. Lalu Rp 41 juta itu ke mana?” tanya dia.

Sebagaimana yang dia tahu, volume proyek ini sepanjang 27 meter, persisnya berlokasi di Dusun Lisebheto. Dusun ini masuk dalam wilayah administrasi Desa Persiapan Bhegu.

Blasius Woda juga menyinggung proyek turap pengaman Kali Ijukutu dengan nilai Rp 141 juta. Proyek ini juga bersumber dari alokasi dana desa tahun 2021.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Proyek dengan volume 250 meter ini, masa kerjanya sudah berakhir tahun lalu. Tapi, masalahnya kata dia, fisik proyek baru mencapai 50 persen.

“Ini juga sama, dana sudah cair semua,” ujar dia.

Blasius Woda mengatakan pelaksanaan dua proyek ini ditangani langsung Penjabat Kepala Desa Wolowiro Yohanes Berchmans Dede.

“Kalau menurut aturan, wajar atau tidak Penjabat yang urus ini proyek. PPK tidak ada. Bendahara, BPD lama, semua tidak berfungsi,” ungkap dia.

Penjabat Kepala Desa Wolowiro Yohanes Berchmans Dede

Klarifikasi
Penjabat Kepala Desa Wolowiro Yohanes Berchmans Dede yang dihubungi terpisah, memberikan klarifikasi atas pertanyaan warga.

Dia memastikan realisasi fisik proyek turap pengaman tangga di Dusun Lisebheto adalah 0 persen. Sementara turap pengaman Ijukutu, kata dia, sudah mencapai 80 persen.

Penjabat Kepala Desa Wolowiro mengatakan dua proyek tersebut bersumber dari dana desa tahun anggaran 2021. Metode pelaksanaan, kata dia, menggunakan sistem padat tunai karya.

Dia mengakui menangani langsung pelaksanaan proyek tersebut. Hal ini dimaksudkan agar proyek tersebut benar-benar dilaksanakan sesuai peruntukan.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Yohanes Berchmans Dede mengakui proyek turap pengaman tangga di Dusun Lisebheto sama sekali belum dikerjakan, sehingga benar realisasi fisik masih 0 persen.

Dia beralasan mendahulukan pekerjaan turap pengaman Kali Ijukutu, setelah itu baru melaksanakan turap pengaman tangga.

Menurut dia, secara teknis, pekerjaan di Lisebheto bisa menghambat pelaksanaan pekerjaan di Ijukutu.

“Kalau kita buang material di Lisebetho, itu akan tutup badan jalan yang lebar hanya 2-3 meter. Sudah pasti akan menghambat pekerjaan di Ijukutu. Makanya kita selesaikan dulu Ijukutu, baru kerja di Lisebetho,” alasan dia.

Pelaksanaan pekerjaan di Ijukutu, lanjut dia, sudah bisa rampung dalam waktu dekat ini. Itu pun, kata dia, jika tidak terkendala cuaca.

Dia menambahkan terkait perkembangan pekerjaan dua proyek ini, sudah disampaikan kepada Camat Paga dan BPD setempat.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru