Pedagang Pasar Bersatu, Lawan Kebijakan Bupati Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 31 Januari 2022 - 17:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 49 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat dengar pendapat di DPRD Sikka berlangsung tidak kondusif, Senin (31/1)

Suasana rapat dengar pendapat di DPRD Sikka berlangsung tidak kondusif, Senin (31/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Ratusan pedagang pasar di Kabupaten Sikka bersatu melawan kebijakan Bupati setempat.

Para pedagang pasar itu terdiri dari pedagang yang mengais rezeki di Pasar Alok, Pasar Tingkat, dan Pasar Wairkoja. Mereka terhimpun dalam Forum Komunikasi Pengguna Pasar Kabupaten Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pedagang pasar yang rata-rata memperoleh pendapatan harian sangat kecil, mendatangi Gedung DPRD Sikka, Senin (31/1). Mereka menggunakan 6 pikup dan ratusan sepeda motor.

Pengurus Forum Komunikasi Pedagang Pasar Kabupaten Sikka

Sebanyak 16 perwakilan bertemu anggota DPRD Sikka di ruang paripurna. Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar Kabupaten Sikka Marianus Krisensius, bersama Wakil Ketua Bertholomeus Anselmus dan Sekretaris Robertus Odang, tampak mengenakan pakaian adat.

Mereka mendesak Bupati Sikka memaksimalkan pemanfaatan pasar rakyat tradisional yang resmi di Kabupaten Sikka secara baik dan benar, agar bisa mencapai kesejahteraan bersama.

Para pedagang pasar di Gedung DPRD Sikka

Setidaknya ada 7 poin permohonan yang disampaikan Forum Komunikasi Pengguna Pasar Kabupaten Sikka.

Pertama, menutup semua aktifitas jual beli yang terjadi di TPI Alok. Kedua, menutup semua aktifitas jual beli pada Pasar Wuring. Ketiga, menutup semua aktifitas jual beli yang terjadi pada eks Pasar Geliting dan sekitarnya. Keempat, menghentikan penggunaan portal di Pasar Alok.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selanjutnya kelima, akibat dari kehidupan pasar yang sepi, pedagang memohon izin untuk tidak membayar retribusi pasar, sambil menunggu kebijakan pemerintah.

Keenam, peninjauan kebijakan penetapan retribusi pasar perlu melalui proses musyawarah bersama Pengurus Forum Komunikasi Pengguna Pasar.

Ketujuh, perlu melibatkan pengurus Forum Komunikasi Pengguna Pasar dalam tata kelola pasar secara langsung dan mendapatkan hak insentif.

Masih ada satu poin lagi dari Forum Komunikasi Pedagang Pasar Kabupaten Sikka, yakni meminta dialog segitiga bersama Bupati Sikka dan DPRD Sikka di Gedung Kulababong.

Poin terakhir ini menjadi tarik ulur yang seru. Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri yang menerima kedatangan ratusan pedagang pasar, terpaksa menskors pertemuan, untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah.

Setelah koordinasi, Yoseph Karmianto Eri menyampaikan bahwa Bupati Sikka menunggu kedatangan Forum Komunikasi Pedagang Pasar di Kantor Bupati.

Seorang perwakilan forum mendesak DPRD Sikka menghadirkan Bupati Sikka

Informasi ini mengundang reaksi protes dari beberapa perwakilan Forum Pedagang Pasar. Seseorang di antaranya mendesak DPRD Sikka memanggil paksa Bupati Sikka.

Buat orang ini, pendapat Bupati Sikka harus disampaikan dan didengar langsung para wakil rakyat.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

“Kalau kami ke sana (Kantor Bupati Sikka, Red), nanti Bupati bilang perlu persetujuan DPRD. Dari pada begitu, sebaiknya (Bupati) ke sini saja,” alasan dia.

Suasana rapat dengar pendapat pun menjadi tidak terkendali. Setiap kali anggota DPRD Sikka menyampaikan pendapat, langsung disergah seorang perwakilan pedagang pasar.

Melihat suasana yang mulai tidak kondusif, beberapa anggota DPRD Sikka meninggalkan ruang paripurna. Tidak lama berselang Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri mengetuk palu, menutup rapat dengar pendapat.

Para pedagang pasar mendatangi Kantor Bupati Sikka

Para pedagang pasar yang tidak puas dengan kondisi ini, makin emosional. Kasat Intel Polres Sikka Iptu Misbar kemudian menenangkan para pedagang pasar, dan melakukan koordinasi secara persuasif.

Akhirnya ratusan pedagang pasar menuju Kantor Bupati Sikka yang letaknya kurang lebih 100 meter sebelah utara Kantor DPRD Sikka.

Di Kantor Bupati Sikka, para pedagang pasar diterima Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera. Bupati Sikka tidak ada di tempat. Kurang lebih setengah jam kemudian Bupati Sikka tiba.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru