Bupati Sikka Janji Tertibkan Pasar Liar

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 1 Februari 2022 - 02:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 25 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka di hadapan ratusan pedagang pasar yang melakukan aksi di Kantor Bupati Sikka, Senin (31/1)

Bupati Sikka di hadapan ratusan pedagang pasar yang melakukan aksi di Kantor Bupati Sikka, Senin (31/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo berjanji akan menertibkan pasar liar di Kabupaten Sikka.

Pasar liar yang dimaksudkan yakni pedagang ikan eceran yang berjualan di TPI Alok, dan pedagang yang berjualan pada eks Pasar Geliting dan sekitarnya hingga ke Kecamatan Kangae.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Janji Bupati Sikka ini sebagai tindak lanjut hasil pertemuan dengan perwakilan Forum Komunikasi Pedagang Pasar Kabupaten Sikka.

“Mulai besok kita akan tertibkan pedagang di TPI Alok dan eks Pasar Geliting dan sekitarnya,” ungkap Bupati Sikka di depan massa yang melakukan aksi di Kantor Bupati Sikka, Senin (31/1).

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
Suasana pertemuan antara Bupati Sikka dan Forum.Komunikasi Pedagang Pasar Kabupaten Sikka

Dari tujuh poin aspirasi yang disampaikan Forum Komunikasi Pedagang Pasar, Bupati Sikka hanya sanggup mengakomodir dua tuntutan.

Dua tuntutan itu yaitu menutup semua aktifitas jual beli yang terjadi di TPI Alok serta Pasar Geliting dan sekitarnya. Sementara 5 tuntutan lainnya masih dalam kajian pemerintah.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Lima tuntutan yang masih dalam kajian yaitu menutup semua aktifitas jual beli pada Pasar Wuring, menghentikan penggunaan portal di Pasar Alok, dan memohon izin untuk tidak membayar retribusi pasar.

Perwakilan Forum Komunikasi Pedagang Pasar Kabupaten Sikka menuju ruang kerja Bupati Sikka

Selain itu peninjauan kebijakan penetapan retribusi pasar perlu melalui proses musyawarah bersama Pengurus Forum Komunikasi Pengguna Pasar, dan perlu melibatkan pengurus Forum Komunikasi Pengguna Pasar dalam tata kelola pasar secara langsung dan mendapatkan hak insentif.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru