Jembatan Jebol di Wolowiro Belum Diperbaiki

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 2 Februari 2022 - 13:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Sikka Yohanes Laba

Kepala BPBD Sikka Yohanes Laba

Maumere-SuaraSikka.com: Jembatan jebol di Dusun Kangarusa Desa Wolowiro Kecamatan Paga Kabupaten Sikka, hingga kini belum diperbaiki.

Padahal Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo saat memantau kondisi jembatan jebol tersebut, Selasa (25/1), telah memerintahkan Kepala BPBD Sikka untuk segera melakukan perbaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi jembatan yang jebol di Dusun Kangarusa Desa Wolowiro, Rabu (19/1)

Kepala BPBD Sikka Yohanes Laba yang dikonfirmasi Rabu (2/2), membenarkan pihaknya belum melakukan perbaikan.

Dia beralasan masih menunggu penghitungan teknis yang dilakukan oleh Dinas PUPR setempat.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

“Kami masih tunggu penghitungan teknis dari PUPR,” jawab dia usai mengikuti peletakkan batu pertama pembangunan menara lonceng di Gelora Samador da Cunha.

Yohanes Laba berharap Dinas PUPR bisa segera melakukan perhitungan teknis, sehingga dia bisa memulai proses pelaksanaan perbaikan jembatan jebol tersebut.

Ratusan pelajar SMPN 1 Paga menyeberangi sungai akibat jebolnya jembatan, Jumat (21/1)

Jembatan di Dusun Kangarusa jebol pada Rabu (19/1) lalu, setelah dihantam banjir besar menyusul hujan deras dan cuaca ekstrim di wilayah itu.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Jembatan yang jebol ini mengakibatkan kegiatan belajar mengajar pada SMPN 1 Paga menjadi terganggu. Sebanyak 220 pelajar serta 27 guru dan pegawai terpaksa melewati sungai untuk bisa tiba di sekolah itu, yang letaknya kurang lebih 50 meter dari jembatan jebol.

Bencana ini juga berdampak kepada menurunnya tingkat kunjungan ke Pantai Koka. Satu-satunya akses menuju objek wisata ini harus melalui jembatan tersebut.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru