


Maumere-SuaraSikka.com: Kasus pembeli kena tebas sajam dari pemilik kios, Minggu (6/2) pagi, cepat beredar luas. Warga pun berdatangan ke lokasi kejadian. Tampak mereka mengamuk, dan nyaris saja terjadi anarkis.
Puluhan orang yang tidak terkoordinir spontan berada pada sekitar lokasi kejadian di Kios Maju Jaya yang terletak di Kelurahan Nangameting Kecamatan Alok Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Terdengar protes warga atas reaksi LKM, pelaku yang menggunakan sajam untuk menganiaya pembeli. Mereka tampak tidak puas dengan LKM yang bertindak di luar batas kemanusiaan.
Apalagi mereka juga mulai menyinggung LKM yang berasal dari Sulawesi Selatan.
Emosional warga masih sempat terkontrol karena di lokasi kejadian cukup banyak aparat kepolisian.
Warga kemudian berinisiatif mengadukan kasus ini ke Bupati Sikka. Mereka beramai-ramai dengan kendaraan roda dua menuju rumah pribadi Bupati Sikka di Jalan Lingkar Luar, yang selama ini difungsikan juga sebagai rumah jabatan.
Massa tidak sempat bertemu Bupati Sikka karena sedang perjalanan dinas ke Jakarta. Namun mereka berhasil komunikasi melalui video call. Bupati Sikka berjanji setelah tiba di Maumere akan bertemu dengan massa aksi.
Dari Lingkar Luar, massa aksi kemudian kembali lagi tempat kejadian perkara.

Pantauan media ini, di tempat kejadian perkara polisi telah memasang garis polisi di Kios Maju Jaya. Puluhan aparat kepolisian berjaga-jaga di lokasi.
Kabag Ops Polres Sikka AKP Darius Koreh sempat berbicara melalui pengeras suara.
Dia meminta warga masyarakat untuk menjaga suasana kondusif, dan mempercayakan polisi menangani kasus penganiayaan berat tersebut.
Garis polisi di tempat perkara kejadian akhirnya dicabut pada siang hari setelah suasana berangsur normal.*** (eny)















