
Maumere-SuaraSikka.com: Tim SAR Gabungan melakukan operasi mencari 2.nahkoda yang hilang di perairan Tanjung Bunga Kabupaten Flotim, Minggu (27/2).
Dua nahkoda ini membawa kapal bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan NTT dari Kupang menuju Maumere.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapal mengalami diduga hilang setelah diterjang gelombang pasang dan cuaca ekstrim, Sabtu (26/2).
Dua nahkoda yang hilang diketahui beralamat di Pantar Kabupaten Alor, bernama Jhon Menase Leki, 36 tahun, dan Kadir, 26 tahun.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana memastikan Tim SAR Gabungan telah melakukan operasi pencarian.

Untuk operasi SAR, Putu Sudayana telah berkoordinasi dengan instansi potensi SAR di wilayah kerja Kansar Maumere seperti Lanal Maumere, Ditpolair Polda NTT, Polres Sikka, Polair Sikka, BPBD Flores Timur, Polres Flores Timur, dan Polsek Tanjung Bunga.
Dia menambahkan Tim SAR Gabungan telah diberangkatkan ke lokasi dengan menggunakan 1 unit RIB 500 PK Kansar Maumere dilengkapi Pal SAR Air Lainnya.
Sebelumnya Kapolres Flotim melalui Kapospol Tanjung Bunga Aipda Silverius Petrus Diaz menginformasikan seorang nahkoda bernama Daud Bernad Dopong berhasil selamat setelah kapal yang dinahkodai tenggelam di Perairan Tanjung Bunga.
Daud Bernad Kopong memanfaakan jeriken-jeriken, dan kemudian berenang hingga ke daratan. Dia lalu meminta bantuan masyarakat, dan kemudian diantar ke rumah Kepala Desa Waibao Hironimus Raga Aran.
Rombongan kapal motor bantuan dari Kupang berjumlah 20 armada, terdiri dari 10 armada fiber dan 10 armada ketinting. Setiap fiber menarik 1 ketinting. Rombongan bergerak dari Kupang, Senin (21/2).
Sebuah fiber mengalami kecelakaan saat pelayaran dari Kupang menuju Larantuka setelah diterjang gelombang besar. Nahkodanya berhasil diselamatkan teman-temannya.
Lalu 18 unit kapal motor terus melanjutkan perjalanan ke Larantuka, dan tiba di PPI, Rabu (23/2).
Kapal-kapal motor ini kemudian melanjutkan perjalanan ke Maumere pada Sabtu (26/2).
Sebuah kapal motor diterjang gelombang pasang di perairan Tanjung Bunga sekitar pukul 15.30 Wita. Nahkodanya berhasil menyelamatkan diri.
Setelah ditelusuri keberadaan kapal motor yang lain, diketahui 6 armada fiber kembali ke Larantuka dan berlabuh di PPI. Dua fiber belum diketahui, dan diduga hilang.*** (eny)















