Busyet! Fraksi PAN Temukan Silpa Rp 19 Miliar Lenyap

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 24 Maret 2022 - 18:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 35 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PAN Philipus Fransiskus

Ketua Fraksi PAN Philipus Fransiskus

Maumere-SuaraSikka.com: Pengelolaan keuangan negara oleh Pemkab Sikka terus menjadi sorotan. Fraksi PAN menemukan dana Rp 19 miliar yang merupakan Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) Tahun 2021, ternyata lenyap.

Temuan ini diungkapkan Ketua Fraksi PAN Philipus Fransiskus ketika menyampaikan Pemandangan Umum Fraksi atas Pidato Pengantar Bupati Sikka tentang LKPJ TA 2021, Selasa (22/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Silpa yang lenyap ini, menurut Fraksi PAN, berasal dari pos belanja pegawai. Pos ini, setelah perubahan, dianggarkan sebesar Rp 478 miliar, dengan realisasi per 31 Desember 2021 sebesar Rp 459 miliar, atau terdapat kelebihan senilai Rp 19 miliar.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Philipus Fransiskus mengatakan, dalam penelusuran Fraksi PAN menilai terdapat hal yang tidak relevan dalam uraian Silpa sebesar Rp 39,3 miliar.

“Kami tidak menemukan Silpa belanja pegawai pada Silpa Rp 39,3 miliar,” ungkap Philipus Fransiskus.

Melalui penelusuran lebih lanjut, Fraksi PAN menemukan pemerintah telah memanfaatkan Silpa belanja pegawai untuk menutup utang pada RSUD TC Hillers Maumere sebesar Rp 16 miliar.

Philipus Fransiskus menegaskan bahwa pada APBD 2021 maupun Perubahan APBD 2021 tidak ada anggaran sebesar Rp 16 miliar untuk pembayaran surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau Kartu Sikka Sehat (KSS).

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Terhadap persoalan ini, Fraksi PAN meminta penjelasan pemerintah secara transparan dan masuk akal.

Sebagaimana mekanisme persidangan, pemerintah akan menjelaskan hal ini pada sidang paripurna dengan agenda Keterangan Pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi.

Sedianya sidang dengan agenda Keterangan Pemerintah dilaksanakan pada Rabu (23/3) malam. Namun sidang tersebut ditunda lantaran Bupati Sikka tidak menghadiri sidang karena sedang berada di Denpasar.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru