Uang Piket Dipotong, Banpol Protes

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 31 Maret 2022 - 22:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 51 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Pol PP dan Damkar Sikka Verdinando Lepe pada rapat bersama Pansus 1 LKPJ TA 2021, Kamis (31/3)

Kasat Pol PP dan Damkar Sikka Verdinando Lepe pada rapat bersama Pansus 1 LKPJ TA 2021, Kamis (31/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Personil bantuan polisi (Banpol) pada Satpol PP Sikka melakukan protes. Pasalnya uang piket pada tahun 2022 yang menjadi hak mereka dipotong.

Pemotongan uang piket sudah berlangsung selama 3 bulan sejak Januari hingga Maret. Belum diketahui pasti berapa besar yang dipotong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemotongan uang piket Banpol terungkap saat rapat antara Pansus 1 LKPJ TA 2022 bersama Satpol PP dan Damkar Sikka, Kamis (31/3).

Ambrosius Alfonsus, anggota Fraksi PDIP yang pada awalnya mempertanyakan hal ini kepada Kasat Pol PP Verdinando Lepe.

“Ada informasi bahwa uang piket Banpol dipotong. Jangan begitu, itu hak mereka,” singgung wakil rakyat dua periode ini.

Dia menyebutkan bahwa pada Januari, dari 20 kali piket, yang dibayarkan hanya 15 kali saja. Lalu pada Pebruari dan Maret, dengan masing-masing 15 kali, yang terbayar hanya 12 kali saja.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Anehnya, mereka tanda tangan bukti pembayaran sesuai jumlah berapa kali mereka piket,” urai dia.

Wens Wege, anggota Fraksi Partai Hanura

Anggota Pansus 3 dari Fraksi Partai Hanura Wenseslaus Wege meminta Kasat Pol PP untuk melakukan pembayaran uang piket sesuai jumlah tugas yang dilakukan Banpol.

“Itu hak Banpol, kembalikan kepada mereka. Jangan potong seenaknya,” ujar dia.

Desakan yang sama juga datang dari Bernadus Kardiman, anggota Fraksi Partai Perindo. Dia mengusulkan agar pengembalian uang piket yang menjadi hak Banpol, menjadi rekomendasi Pansus 1.

Pagu Anggaran Kurang
Kasat Pol PP dan Damkar Sikka Verdinando Lepe mengakui terjadi pemotongan terhadap uang piket Banpol.

Dia beralasan karena kurangnya pagu anggaran untuk piket. Pihaknya mengusulkan anggaran sebesar Rp 496 juta, namun yang disetujui dan sudah ditetapkan pada APBD 2022 yakni sebesar Rp 307.750.000.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Dia menambahkan pelaksanaan piket tidak hanya dilakukan oleh Banpol, tapi juga oleh aparatur sipil negara. Pemotongan uang piket Banpol, termasuk untuk membayar ASN yang melaksanakan piket.

“Saat piket, Banpol tidak bisa dibiarkan sendiri, karena tanggung jawab ada pada ASN,” alasan dia.

Verdinando Lepe mengatakan sebenarnya pemotongan uang piket Banpol sudah dibicarakan pada rapat internal. Bahkan dipaparkan juga melalui media infocus.

“Ini karena uanv kurang saja, makanya jadi ribut. Padahal kami sudah bikin rapat internal untuk bicarakan ini,” ujar dia.

Untuk 1 kali piket, setiap Banpol mendapatkan uang sebesar Rp 45.000. Itu artinya dalam 3 bulan ini, dengan 11 kali pemotongan, maka setiap Banpol kehilangan hak mereka sebesar R 495.000.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru