



Maumere-SuaraSikka.com: Perayaan Paskah pada Stasi Centrum Paroki Santo Thomas Morus Maumere, Minggu (17/4), terbilang seru. Ratusan anak Sekami terlibat berebutan mencari Telur Paskah.
Sebanyak 150 butir Telur Paskah disebar pada halaman Gereja Centrum. Dua butir di antaranya adalah Telur Paskah kategori emas. Permainan menjadi seru karena anak-anak Sekami berjumlah 200 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebaran Telur Paskah dilakukan oleh Organisasi Muda Katolik (OMK) Stasi Centrum, dikoordinir Theodorus Nong Babo Rua, selaku Ketua Game Paskah Stasi Centrum.
Anak-anak Sekami tidak mengetahui di mana telur Paskah “disembunyikan” karena saat yang bersamaan mereka sedang bermain game lain di dalam Gereja.
Saat Suster Jelly, pembimbing Sekami memberi aba-aba dimulainya permainan pencarian Telur Paskah, anak-anak Sekami langsung berhamburan keluar ke halaman Gereja. Durasi waktu yang diberikan hanya 10 menit.
Mereka mencari Telur Paskah pada sejumlah tempat. Beberapa lokasi menjadi sasaran, seperti Gua Maria, sudut-sudut gedung Gereja, taman bunga dan pepohonan.
Halaman Gereja Centrum yang cukup luas, ternyata tidak terlalu menyulitkan bagi anak-anak Sekami untuk mendapatkan Telur Paskah.
Dalam waktu 10 menit, 150 anak Sekami yang beruntung berhasil mendapatkan Telur Paskah. Tampak mereka bergembira karena telah “memenangkan” permainan ini.



Bimbim, pelajar Kelas 3 SDI Nangameting, mengaku gembira bisa mendapatkan Telur Paskah. Dia berhasil mendapatkan Telur Paskah pada celah tembok.
Begitu juga Dewa, Henri, Evan, Irna, menunjukkan kegembiraan karena berhasil mendapatkan Telur Paskah.

Telur Paskah kategori Emas, dengan warna mirip emas, berhasil ditemukan 2 anak perempuan. Ketua OMK Stasi Centrum Yopi Henrile memberikan hadiah khusus kepada 2 anak perempuan ini.
Sementara itu bagi 50 anak Sekami yang belum beruntung mendapatkan Telur Paskah, Panitia memberikan hadiah berupa gula-gula tangkai.
Semarak Game Paskah di Gereja Centrum dilaksanakan setelah Misa Kedua Hari Raya Paskah.

OMK menggelar berbagai permainan, tidak saja sekedar untuk merayakan Paskah, tetapi juga menumbuhkan iman Katolik dan harapan baru setelah peringatan Kebangkitan Kristus.*** (eny)

















