Infrastruktur Jalan Rusak Parah, Warga Terpaksa Jalan Kaki 9 Kilometer Gotong Peti Jenazah

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 19 April 2022 - 23:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 28 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berjalan kaki sejauh 9 kilometer menggotong peti jenazah ke rumah duka di Dusun Kajuwain, Selasa (19/4) (foto: istimewa)

Warga berjalan kaki sejauh 9 kilometer menggotong peti jenazah ke rumah duka di Dusun Kajuwain, Selasa (19/4) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Gara-gara infrastruktur jalan rusak parah, warga Dusun Kajuwain Desa Wailamung Kecamatan Talibura terpaksa berjalan kaki menggotong peti jenazah sepanjang 9 kilometer.

Ambulance yang mengangkut jenazah Elisabeth Wewe, warga Kajowain, tidak bisa melintasi jalan tersebut. Warga pun spontan mengusung peti jenazah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedihnya, proses pengusungan peti jenazah di tengah guyuran hujan lebat. Warga menutup peti jenazah dengan sebuah terpal berwarna biru.

Jenazah Elisabeth Wewe dikeluarkan dari.mobil ambulance (foto: istimewa)

Tidak Dikerjakan
Camat Talibura Lorens Lilo menjelaskan jalan di daerah itu dalam kondisi rusak parah sudah beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Selama ini, kata dia, jalan tersebut hanya bisa dilewati kendaraan bermotor roda dua. Sedangkan kendaraan bermotor roda empat dan selebihnya, tidak berani melintas karena kerusakan yang cukup parah.

Sementara itu Kepala Desa Wailamung Markus Muksin memastikan ruas jalan yang rusak parah sepanjang 9 kilometer.

Prihatin atas kondisi ini, Kades Wailamung lalu mengusulkan pengerjaan ruas jalan ini melalui proses Musbangdes hingga Musrenbang.

“Dari tahun 2018, tiga tahun berturut-turut kami usulkan. Sudah sampai tingkat prioritas, tapi akhirnya tidak dikerjakan,” jelas dia melalui sambungan telepon selular, Selasa (19/4).

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Warga mengotong peti jenazah (foto: istimewa)

Lakalantas
Elisabeth Wewe, berusia 69 tahun, dikabarkan mengalami kecelakaan lalulintas. Perempuan ini dikabarkan hendak menerima bantuan tunai non pangan.

Warga Dusun Kajuwain itu akhirnya menghembuskan napas. Jenazahnya, Selasa (19/4) siang tadi dibawa dengan mobil ambulance menuju ke rumah duka.

Namun karena kondisi jalan yang rusak parah, akhirnya warga terpaksa menggotong sejauh 9 kilometer hingga ke rumah duka.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru