Kasus Kematian Bumil, Kuasa Hukum Keluarga Korban Layangkan Somasi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 Juni 2022 - 15:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 44 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Albertus Rulo, salah satu keluarga korban, saat mengadukan kasus kematian Martha Meti di Kantor Orinbao Law Office, Sabtu (4/6)

Albertus Rulo, salah satu keluarga korban, saat mengadukan kasus kematian Martha Meti di Kantor Orinbao Law Office, Sabtu (4/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Kuasa hukum keluarga korban dari Orinbao Law Office melayangkan surat somasi terkait kasus kematian Martha Meti, seorang ibu hamil (bumil).

Surat somasi ditandatangani Tim Kuasa Hukum, yang terdiri dari Viktor Nekur, Marianus Gaharpung, dan Tobias Tola. Somasi ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka dan Kepala Puskesmas Wolomarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kami sampaikan somasi, dengan maksud untuk meminta penjelasan dari Kadis Kesehatan dan Kapus Wolomarang, atas peristiwa kematian yang menimpa Martha Meti,” demikian penjelasan Viktor Nekur kepada media ini, Kamis (9/6).

Tim Kuasa Hukum memberikan waktu 7 hari kepada Kadis Kesehatan dan Kapus Wolomarang untuk memberikan penjelasan. Batas akhir somasi pada Rabu (15/6) mendatang.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Jika sampai tenggang waktu tersebut, somasi kami tidak diindahkan, maka kami akan menempuh upaya hukum dengan mengadukan persoalan ini ke Polres Sikka, guna mendapatkan keadilan hukum bagi keluarga korban,” ungkap Viktor Nekur.

Viktor Nekur, Tim Kuasa Hukum, didampingi Siflan Angi selaku jurubicara Orinbao Law Office

Kelalaian Medis
Sebelumnya, Kantor Orinbao Law Office yang beralamat di Jalan Don Slipi Dusun Tour Orin Bao Desa Nita Kecamatan Nita, didatangi keluarga korban pada Sabtu (4/6).

Keluarga korban terdiri dari Thomas Ware selaku ayah kandung korban, lalu Yuldensia Hildegardis Lengu yang adalah kakak kandung korban, dan Albertus Rulo yang merupakan bapak kecil korban.

Keluarga korban mengadukan kasus kematian yang dialami Martha Meti, karena menilai terdapat kejanggalan pada pelayanan terhadap bumil tersebut.

Albertus Rulo mengatakan pihak keluarga menduga kuat terjadinya kelalaian atau pembiaran atas tindakan medis yang dilakukan tenaga medis, baik di Puskesmas Wolomarang, maupun tenaga medis di RSUD TC Hillers Maumere.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Martha Meti masuk Puskesmas Wolomarang pada Kamis (19/5) karena perutnya terasa sakit dan mulai mengalami tanda-tanda melahirkan. Dia diantar oleh keluarga.

Pada hari keempat, air ketuban pecah, dan tampak berwarna hijau. Kemudian bidan yang bertugas melakukan persalinan, dengan cara menekan perut pasien hingga melahirkan.

Usai melahirkan, korban mengalami pendarahan yang hebat. Menurut keluarga korban, hal ini dikarenakan proses persalinan dilakukan secara paksa.

Martha Meti kemudian dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere. Setelah ditangani, beberapa jam kemudian ibu ini dipastikan meninggal dunia.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru