Mengaku TNI AL Berdinas di Badan Intelijen, Seorang Karyawan Telkomsel Diringkus Brimob

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 12 Juni 2022 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 87 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kornelis Edison Ladam, pria yang mengaku sebagai anggota BIN berpangkat Kolonel, diamankan di Polres Sikka, Sabtu (11/6)

Kornelis Edison Ladam, pria yang mengaku sebagai anggota BIN berpangkat Kolonel, diamankan di Polres Sikka, Sabtu (11/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Anggota Brimob B Pelopor Maumere berhasil meringkus Kornelis Edison Lodam. Pria berusia 30 tahun ini mengaku berdinas di Badan Intelijen Negara (BIN). Padahal dia hanyalah seorang karyawan Telkomsel.

Penangkapan TNI Gadungan berpangkat Kolonel ini terjadi pada sebuah showroom jual beli motor di Wolong Betan Lingkar Luar Kelurahan Nangalimang Kabupaten Sikka, Sabtu (11/6) sekitar pukul 20.00 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laki-laki kelahiran Boawae Kabupaten Nagekeo tersebut langsung digelandang ke Mapolres Sikka untuk menjalani pemeriksaan.

Turut hadir dalam pemeriksaan yakni Kasat Intel Polres Sikka Ipda Misbar dan anggota, Pasiops Unit Intel Lanal Maumere Lettu Laut (E) Jion, Kanit KSPT 3 Ipda Khairil Safar, Dansub Unit Intel Lanal Maumere Letda Laut (P) Ardianto, dan anggota Unit Intel Kodim Sikka.

Tugas di NTB
Saat ditangkap, Kornelis Edison Ladam sedang asyik konsumsi minuman keras bersama sejumlah temannya sekitar pukul 11.00 Wita. Kepada teman-temannya, Edison Ladam mengaku berpangkat Kolonel Angkatan Laut.

Agar meyakinkan, Edison Ladam yang diketahui berdomisili di Mukusaki Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende ini, kemudian  membeberkan tugas dinasnya. Dia mengaku pernah berdinas di Papua, dan saat kini  ditempatkan di NTB.

Karena ditempatkan di NTB, Edison Ladam pun terbang ke tempat tugas yang baru. Dia transit di Kupang, dan seterusnya menuju Ende. Setelah itu menggunakan jalan darat ke Maumere.

Edison Ladam sudah 3 hari berada di Maumere. Dia mengaku sudah bertemu Wadanlanal Maumere sekaligus melaporkan keberadaannya di Maumere. Menurut rencana, Edison Ladam akan berangkat ke NTB pada Minggu (12/6) hari ini.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Sejumlah barang bukti yang ikut diamankan dari seorang TNI gadungan

Tangkap
Berselang setengah jam kemudian, datanglah Bripka Ferdinandus Yoris, seorang anggota polisi. Ferdinandus Yoris sempat menanyakan tahun kelulusan Edison Ladam dari Akademi Militer (Akmil). Dengan penuh keyakinan, Edison Ladam menyebut lulusan Akmil pada tahun 2008.

Ferdinandus Yoris kemudian bertanya tentang Betty, seorang perempuan yang bertempat tinggal di Kelurahan Kota Uneng. Rupanya Edison Ladam mengenal perempuan ini.

Polisi ini kemudian berinisiatif menelepon Betty. Dia ingin memastikan apakah benar Edison Ladam seorang anggota BIN dari unsur TNI AL. Betty memastikan bahwa Edison Ladam bukan anggota BIN melainkan karyawan Telkomsel.

Setengah jam kemudian 2 orang anggota Brimob B Pelopor Maumere, Brigadir Satu Mukhlis dan Brigadir Kepala Hendrik Isohone, tiba di showroom. Edison Ladam masih terlihat mabuk-mabukan bersama teman-temannya.

Dua anggota Brimob ini pun mencurigai Edison Ladam yang terus-menerus mengaku sebagai anggota BIN. Mereka lalu berkoordinasi dengan Pomal Maumere, sekaligus mencari tahu identitas Edison Ladam.

Setelah melakukan identifikasi, Pomal Maumere memastikan bahwa tidak ada anggota TNI AL bernama Edison Ladam,  apalagi yang ditugaskan pada institusi BIN.

Karena sudah mulai curiga dengan gelagat Edison Ladam, akhirnya Brigadir Satu Mukhlis memeluk yang bersangkutan. Dengan gerak cepat dia mencabut pistol dari pinggang Edison Ladam, sekaligus memastikan pistol yang digunakan asli atau palsu.

Alhasil Edison Ladam pun dalam penguasaan anggota Brimob. Sementara itu Bripka Ferdinandus Yoris menghubungi Brigadir Vinceny, seorang anggota Brimob, untuk segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Sikka.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Sekitar pukul 21.00 Wita, mobil patroli Polres Sikka tiba di tempat kejadian perkara. Edison Ladam langsung dibawa ke Mapolres Sikka.

Barang bukti yang ikut diamankan dari TNI gadungan ini yakni 1 buah pistol korek api jenis Baretta, 1 buah handphine merek Xiaomi Reatme dengan nomor kontak 081246455863, dan 1 buah minyak lintah.

TNI gadungan sedang membuat surat pernyataan

Gadungan 6 Bulan
Dari hasil pemeriksaan, diketahui Edison Ladam sudah 6 bulan mengaku sebagai anggota BIN dari unsur TNI AL.

Untuk meyakinkan orang lain, dia memalsukan identitas dengan cara mengedit foto. Proses pengeditan foto dibantu seorsng temannya bernama Yaris yang adalah warga Kabupaten Ende.

Ada berbagai foto editan yang menggambarkan pria ini sedang berpakaian dinas tentara, di antaranya berpangkat Serka TNI AD dan Kolonel TNI AL.

Saat diperiksa Edison Ladam menjelaskan dia memalsukan identitas dan mengaku anggota BIN dengan tujuan menakut-nakuti masyarakat. Tujuan lain, tambah dia, untuk melancarkan hasratnya meraih keuntungan dari Calon Siswa yang akan mendaftar sebagai prajurit TNI.

Dalam aksinya, Edison Ladam mengaku bisa membantu meloloskan Calon Siswa. Namun selama 6 bulan beraksi sebagai TNI gadungan, Edison Ladam mengaku belum ada korban yang berhasil dia tipu.

TNI gadungan ini kemudian membuat surat pernyataan untuk tidak lagi melakukan perbuatan yang sama maupun perbuatan lain yang melawan hukum.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru