
Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat di daerah itu memberikan dukungan terhadap optimalisasi pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Hal ini disampaikan Bupati Sikka dalam kegiatan sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optinalisasi Pelaksanaan Program JKN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosialisasi Inpres Nomor 1 Tahun 2022 itu sendiri dilaksanakan oleh Kantor Cabang BPJS Kesehatan Maumere, berlangsung di Hotel Sylvia pada akhir Pebruari lalu.
Bupati Sikka mengatakan masyarakat merupakan aset negara yang wajib dijaga kesehatannya agar tidak sakit. Jika mengalami sakit, harus ada yang menjamin biayanya.
Dengan demikian, kata dia, yang namanya jaminan kesehatan, wajib ada dan didukung bersama-sama.
Dia menambahkan bahwa Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan instruksi untuk pelaksanaan optimalisasi Program JKN-KIS.
Sehingga sudah seharusnya seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat ikut bergerak memberikan dukungan bersama-sama.
“Instruksi Presiden ini merupakan sebuah perintah agar semua lembaga terkait mendukung optimalisasi pelaksanaan program jaminan kesehatan dengan kewenangan dan tugas masing-masing lembaga,” ujar dia.
Bupati Sikka berharap optimalisasi pelaksanaan program jaminan kesehatan ini dapat segera terwujud secara cepat di Kabupaten Sikka.
Kolaborasi Lintas Instansi
Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Maumere I Gusti Ngurah Arie Mayanugraha berharap kolaborasi lintas instansi di Kabupaten Sikka bisa diperkuat sebagai implementasi riil atas Inpres Nomor 1 Tahun 2022.
Dia beralasan regulasi yang terbaru ini mengamanatkan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah pusat dan daerah mendukung keberlangsungan Program JKN-KIS.
“Program JKN-KIS adalah milik kita bersama. BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara tidak dapat berjalan sendiri, dibutuhkan dukungan semua pihak kementerian dan lembaga pemerintah pusat dan daerah dengan kewenangan yang dimiliki masing- masing,” ujar I Gusti Ngurah Arie Mayanugraha.
Dalam konteks itu, kata dia, BPJS Kesehatan Cabang Maumere melaksanakan sosialisasi Inpres Nomor 1 Tahun 2022 guna meningkatkan kolaborasi dan sinergitas dengan seluruh stakeholder di Kabupaten Sikka.
Adapun kegiatan sosialisasi ini diikuti perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas PUPR, Dinas Kominfo, Dinas Sosial, Dinas Perdagangan dan Koperasi UMKM, dan Inspektorat Kabupaten Sikka.
Hadir juga saat itu perwakilan dari Kantor Imigrasi Kelas II Maumere, Badan Pertanahan Nasional, Polres Sikka, Kejaksaan Negeri Sikka, dan Ketua IPPAT.
Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi menerbitkan Inpres Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN.
Kehadiran regulasi ini merupakan upaya kolaborasi bersama untuk memastikan seluruh penduduk Indonesia terlindungi kesehatannya melalui Program JKN-KIS.
Selain mendorong gotong-royong bersama, hadirnya Inpres Nomor 1 Tahun 2022 juga akan meningkatkan akses dan kualitas layanan, kualitas data kepesertaan, validitas data kepesertaan serta sosialisasi dan edukasi program JKN-KIS.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengatakan hingga saat ini, ada sebagian masyarakat yang missed persepsi.
“Hadirnya Inpres Nomor 1 Tahun 2022 ini merupakan langkah strategis untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa kepesertaan Program JKN-KIS merupakan hal yang wajib,” ujar dia.
Dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2022, pemerintah menginstruksikan 30 kementerian/lembaga untuk mensyaratkan JKN-KIS dalam berbagai keperluan.*** (eny)















