Pemerintah Rencana Rasionalisasi Anggaran Rp 16 Miliar Lebih, Pokir DPRD Sikka Terancam

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 18 Juni 2022 - 13:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 60 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera saat Rapat Kerja bersama DPRD Sikka, Jumat (17/6)

Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera saat Rapat Kerja bersama DPRD Sikka, Jumat (17/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Pemkab Sikka berencana melakukan rasionalisasi anggaran sebesar Rp 16.728.554.039. Naga-naganya, anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Sikka tahun 2022 terancam dirasionalisasi.

Usulan rasionalisasi anggaran diajukan Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera pada Rapat Kerja bersama DPRD Sikka, Jumat (17/6). Saat itu dia didampingi Kepala BPKAD Paul Prasetya dan Kepala Bapelitbang Femmy Bapa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam usulan rasionalisasi, Sekda Sikka mengajukan 41 program kegiatan baru, yang perlu dianggarkan pada Perubahan APBD 2022.

Puluhan program kegiatan baru tersebut tersebar pada 12 satuan kerja perangkat daerah, yakni Dinas PKO, Dinas Kesehatan, Dinas Pemdes, Inspektorat, BKDPSDM, Dinas Sosial, Bapelitbang, Bagian Kesra, Bagian Hukum, Bagian Perencanaan dan Keuangan, Bagian Administrasi Pembangunan, dan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Usulan rasionalisasi yang paling mencolok terdapat pada Dinas Kesehatan senilai Rp 12.716.061.891 untuk 12 program kegiatan baru. Dua di antaranya melibatkan persoalan yang lagi serius yakni insentif tenaga kesehatan tahun 2021 dan tahun 2022.

Sebagaimana yang dipaparkan Sekda Sikka, insentif tenaga kesehatan tahun 2021 senilai Rp 5.350.000.228, dan insentif tenaga kesehatan tahun 2022 senilai Rp 2,5 miliar.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Pokir Terancam
Rencana kebijakan rasionalisasi menuai berbagai pikiran dan pendapat para wakil rakyat. Pasalnya, pemerintah daerah tidak menyertakan usulan program kegiatan yang bakal dirasionalisasi dari APBD 2022.

Sebagian besar anggota DPRD Sikka kuatir anggaran pokir menjadi tumbal pada kebijakan rasionalisasi. Hal ini dikarenakan hingga kini program kegiatan pokir senilai Rp 37 miliar, belum satu pun yang dieksekusi.

DPRD Sikka memberi wanti-wanti kepada pemerintah untuk tidak menganggu pokir milik mereka. Apalagi, dalam Rapat Kerja sebelumnya, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo berjanji akan segera mengeksekusi pokir pada Juni 2022 ini, karena harus menunggu hasil audit BPK.

“Sudah 2 tahun berturut-turut pokir DPRD Sikka menjadi korban,” ungkap Ketua DPRD Sikka Donatus David.

Informasi yang dihimpun media ini, “pembantaian” terhadap pokir DPRD Sikka sangat mungkin dilakukan demi meloloskan usulan rasionalisasi.

Legalitas APBD
Rencana kebijakan rasionalisasi anggaran membuat gerah DPRD Sikka. Apalagi rasionalisasi sudah dilakukan berulang-ulang kali sejak tahun anggaran 2020.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Baharuddin, anggota Fraksi Demokrat Adil Sejahtera menyebut pemerintah terus-menerus melakukan rasionalisasi sebagai sebuah kebiasaan yang kurang bagus dalam manajemen anggaran.

“Yang kita bahas sehingga menghasilkan APBD 2022, benar-benar tidak dianggap sama sekali. Rasionalisasi jadi kebiasaan yang buruk,” tegas dia.

Hal yang sama disampaikan anggota Fraksi PAN Fransiskus Ropi Sinde. Dia mengandaikan rencana rasionalisasi ini seolah-olah menggambarkan APBD 2022 yang sudah ditetapkan ternyata tidak rasional.

“Padahal APBD kita sehat, dengan Silpa riil sebesar Rp 89 juta lebih,” tukas Frans Sinde.

Senada dengan itu, Alfridus Melanus Aeng dari PKPI Sikka mengingatkan pemerintah untuk tidak mengganggu legalitas APBD 2022 dengan kebijakan rasionalisasi.

Rapat Kerja kali ini kesannya belum bisa menggolkan keinginan pemerintah daerah setempat untuk melakukan rasionalisasi.

Dinamika selanjutnya bakal terjadi pada pembahasan Perubahan APBD 2022 yang dijadwalkan pada Agustus 2022 mendatang.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru