Penyegelan Kantor BPKAD Sikka, Erat Kaitan dengan Dugaan Korupsi Tanggap Darurat di BPBD

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 22 Juli 2022 - 17:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 57 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Fahmi

Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Fahmi

Maumere-SuaraSikka.com: Penyegelan Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sikka akhirnya terjawab. Langkah hukum itu erat kaitan dengan penanganan tanggap darurat Covid-19 TA 2021 di BPBD Sikka.

Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Fahmi melalui keterangan pers, Jumat (22/7), menjelaskan penyegelan Kantor BPKAD Sikka masih dalam rangkaian pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan tindak pidana korupsi yang dimaksudkan yakni pengadaan kebutuhan dasar permakanan dalam penanganan tanggap darurat Covid-19 bagi pasien, petugas pendukung dan pengamanan di tempat karantina, pengadaan kebutuhan minum dan logistik/perlengkapan dalam penanganan tanggap darurat pada tempat karantina, dan pengadaan barang kebutuhan dasar masyarakat korban bencana alam.

“Khusus dugaan tindak pidana korupsi kasus ini, sudah kami tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan,” ujar dia kepada wartawan di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka.

Kasi Pidsus Fajrin menambahkan pihaknya menyegel 4 ruangan pada Kantor BPKAD, dan menyita 185 dokumen asli.

Ketika ditanya bahwa Kepala BPKAD Sikka telah menyerahkan seluruh dokumen dalam bentuk fotocopy, Kajari Sikka beralasan dokumen fotocopy tidak bisa menjadi alat bukti.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Dia melanjutkan pihaknya akan melakukan pendalaman atas dokumen-dokumen yang sudah disita.

“Kami harus cermati betul, mempelajari semua dokumen,” ujar dia.

Calon Tersangka
Kajari Fahmi menambahkan sejauh ini Tim Kejaksaan Negeri Sikka telah memeriksa 9 saksi pada kasus dugaan korupsi belanja tidak terduga (BTT) TA 2021 di BPBD Sikka.

Fahmi tidak mau menyebutkan siapa-siapa saja saksi yang sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Fahmi beralasan masih dalam proses penyidikan.

Fahmi juga menepis informasi bahwa Kejaksaan Negeri Sikka telah mengantongi calon tersangka pada dugaan korupsi dana BTT.

“Belum ada itu,” timpal dia.

Periksa Bupati Sikka
Kajari Sikka Fahmi mengatakan pihaknya akan memanggil dan memeriksa siapa saja yang terlibat pada kasus dugaan tindak pidana korupsi di BPBD.

Ketika disinggung kemungkinan Tim Kejaksaan Negeri Sikka memanggil dan memeriksa Bupati Sikka selaku pihak yang bertanggubgjawab atas pengelolaan dana BTT, Fahmi menjawabnya diplomatis.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Siapa pun yang terlibat, sepanjang ada bukti, akan kami panggil dan periksa,” ujar dia.

Tiga Kasus Pidsus
Kajari Fahmi mengatakan untuk Semester I Periode 1 Januari hingga 22 Juli 2022, Kejaksaan Negeri Sikka telah menetapkan status penyidikan untuk tiga kasus pada Bidang Tindak Pidana Khusus.

Selain dugaan kasus korupsi yang terjadi di BPBD Sikka, ada lagi dua kasus lain.

Dua kasus yang dimaksud, yaitu dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Waigete Tahun 2019, dan dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa pada BPMD Kabupaten Sikka TA 2016.

Untuk dua kasus dugaan tindak pidana korupsi ini, Fahmi belum memberikan informasi lebih jauh dengan alasan masih dalam proses penyidikan.

Konferensi pers yang digelar Kejaksaan Negeri Sikka bertepatan dengan HUT ke-62 Hari Bakti Adhyaksa yang jatuh pada hari ini.

HUT Kejaksaan mengangkat tema Kepastian Hukum, Humanis menuju Pemulihan Ekonomi.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru