


Maumere-SuaraSikka.com: Bantuan sosial beasiswa bagi mahasiswa Kabupaten Sikka ditengarai sudah melampaui target RPJMD Sikka Tahun 2018-2023.
Hingga tahun 2022, penerima bantuan telah mencapai lebih dari 8.000 mahasiswa. Sementara RPJMD 2018-2023 menargetkan sebanyak 5.000 mahasiswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada bagian lain, dalam dokumen KUAPPAS TA 2023 yang diajukan pemerintah daerah setempat, tertera belanja bantuan sosial dianggarkan sebesar Rp 1,5 miliar.
Fraksi Partai Nasdem meminta pemerintah untuk mempertimbangkan kembali beasiswa kepada mahasiswa, karena sudah melanpaui target.
“Perlu dipertimbangkan kembali, mengingat kondisi keuangan kita,” ujar anggota Fraksi Partai Nasdem Fransiskus Bari.
Dalam konteks bantuan beasiswa, Fraksi Partai Nasdem menegaskan kepada pemerintah agar lebih memrioritaskan mahasiswa yang orangtuanya tidak mampu.
Fraksi Partai Nasdem juga mengingatkan agar besaran bantuan beasiswa jangan dibeda-bedakan berdasarkan tempat kuliah.
“Semua mahasiswa yang diberi bantuan, besarannya harus sama, jangan beda-beda,” ujar Frans Bari.
Tentang bantuan beasiswa juga disinggung Fraksi Partai Gerindra. Anggota Fraksi Partai Gerindra Fabianus Toa mendorong pemberian bantuan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu.
Fraksi Partai Gerindra mengingatkan agar proses asesmen agar lebih diperkuat sehingga pemberian beasiswa benar-benar tepat sasar dan tepat guna dengan tidak mengabaikan prinsip keadilan.
“Bukan sama rata sama rasa, melainkan setiap mahasiswa mendapatkan sesuai porsi yang dibutuhkan untuk keberlanjutan pendidikan,” tegas Fabianus Toa.
Sejalan dengan pendapat dua fraksi ini, Badan Anggaran DPRD Sikka memberikan catatan atas bantuan beasiswa.
Setidaknya ada tiga rekomendasi kepada pemerintah terkait pemberian beasiswa untuk mahasiswa berprestasi.
Pertama, lebih diprioritaskan mahasiswa yang orang tua kurang mampu dan benar-benar berasal dari Kabupaten Sikka.
Kedua, memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Dan ketiga, besatan bantuan untuk penugasan akhir diberikan secara merata tanpa membedakan lokasi kuliah.*** (eny)















