
Lewoleba-SuaraSikka.com: Juara bertahan Liga 3 ETMC PS Malaka gagal merealisasikan spirit mereka “datang bawa piala, pulang bawa piala”.
Langkah Malaka terhenti pada babak 16 besar. Tim Manu Meo kena semburan tuan rumah Persebata Lembata lewat drama adu pinalti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya Lembata memaksa Malaka bermain imbang 1-1 pada waktu normal. Dua tim ini melanjutkan babak perpanjangan waktu, dengan hasil akhir 2-2.
Hasil ini memastikan Malaka pulang lebih sedu ke kampung halaman. Mereka pulang tanpa membawa tropi bergilir sebagaima spirit dan semangat yang mereka bawa dari Bumi Malaka.
Gagal mempertahankan tropi bergilir, Malaka kini berbalik mendukung Lembata menjuarai Liga 3 ETMC XXXI Tahun 2022 di Kabupaten Lembata.
Penegasan ini disampaikan Asisten Pelatih PS Malaka Folgentius Fahik saat memberikan keterangan pers usai Malaka dihempaskan Lembata.
“Piala sekarang sudah ada di Lembata, jaga dia baik-baik supaya tidak keluar dari sini,” ujar Folgentius Wahik.
Hal senada juga disampaikan kapten kesebelasan PS Malaka Yohanes Joko Jehaman. Dia spontan memberikan dukungan agar Lembata bisa menjadi juara.
Dukungan Malaka kepada Lembata bukan semata karena juara bertahan takluk dari tuan rumah. Dukungan tersebut karena Malaka merasakan atmosfir turnamen kali ini cenderung berpihak kepada Lembata.
Sambil memberi dukungan kepada Lembata, Folgentius Wahik berpesan kepada masyarakat Lembata agar menjadi tuan rumah yang bermartabat.*** (eny)















