BMKG Sosialisasikan Peta Bahaya Tsunami di Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 7 Desember 2022 - 10:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 73 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Stasiun Geofisika Kupang Margiono Peta Bahaya Tsunami 3 Kelurahan di Kota Maumere kepada Asisten Administrasi Umum Setda Sikka Robertus Ray, Selasa (6/12) di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sikka

Kepala Stasiun Geofisika Kupang Margiono Peta Bahaya Tsunami 3 Kelurahan di Kota Maumere kepada Asisten Administrasi Umum Setda Sikka Robertus Ray, Selasa (6/12) di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sikka

BMKG Sosialisasikan Peta Bahaya Tsunami di Maumere

Maumere-SuaraSikka.com: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kupang melakukan sosialisasi Peta Bahaya Tsunami di Maumere Kabupaten Sikka, Selasa (6/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosialisasi berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sikka di Jalan Eltari. Hadir dalam sosialisasi ini unsur TNI/Polri, Basarnas Maumere, BPBD Sikka, termasuk para Camat dan Lurah di Kabupaten Sikka.

Kepala Stasiun Geofisika Kupang Margiono

Pada kesempatan sosialisasi, Kepala Stasiun Geofisika Kupang Margiono menjelaskan alasan dibuatkan Peta Bahaya Tsunami di Maumere.

Maumere, kata dia, pernah mengalami gempa bumi berkekuatan 7,5 SR yang diikuti tsunami pada Desember 1992 silam. Peristiwa tersebut telah menelan lebih dari 2.000 korban jiwa serta berbagai fasilitas publik.

Selain itu, tambah dia, Maumere pernah dilanda gempa bumi pada Desember 2021 lalu. Dari peristiwa tahun lalu, diketahui terdapat patahan baru.

Berangkat dari fakta-fakta ini, pada Juni lalu Stasiun Geofisika melakukan survei penyusunan peta rawan tsunami dan mikrozonasi di Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Survei dimaksud merupakan rangkaian proses pemodelan skenario terburuk apabila terjadi gempa bumi yang mengakibatkan tsunami, yang menggambarkan ketinggian dan waktu tiba gelombang tsunami.

Dia mengakui masyarakat kurang mendapatkan pendidikan dalam kebencanaan.

“Tahun 1992 kenapa banyak korban, antara lain karena masyarakat belum tahu apa itu tsunami dan bagaimana menyelamatkan diri,” tambah dia.

Oleh karena itu, BMKG menyosialisasikan Peta Bahaya Tsunami yang mencakup zona bahaya serta perkiraan waktu kedatangan dan tinggi tsunami berdasarkan pemodelan skenario kejadian terburuk sebagai dasar perencanaan evakuasi hingga penentuan tempat evakuasi sementara maupun tempat evakuasi akhir.

“Waktu tiba tsunami di Kota Maumere itu hanya tiga menit dengan ketinggian tiga meter. Jadi pemahaman waktu tiba tsunami yang baik dapat membantu warga untuk melakukan evakuasi mandiri dengan tepat,” kata Margiono.

Sejumlah Camat peserta sosialisasi

Kepala Stasiun Geofisika Kupang Margiono menyerahkan 1 billboard Peta Bahaya Tsunami yang berisikan Peta Bahaya Tsunami pada 3 Kelurahan yakni Kota Uneng, Beru, dan Kota Baru. Peta Bahaya Tsunami ini diterima Asisten Administrasi Umum Setda Sikka Robertus Ray.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Margiono menambahkan Peta Bahaya Tsunami sebagai masukan rencana pembentukan tata ruang wilayah Maumere.

Robertus Ray berterima kasih atas inisiatif Stasiun Geofisika Kupang yang telah membuat Peta Bahaya Tsunami di Maumere. Dia berharap Peta Bahaya Tsunami bisa dibuat untuk setiap desa yang rawan tsunami.

Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi Asisten Administrasi Umum Setda Sikka Robertus Ray. Dia didampingi Kepala Stasiun Geofisika Kupang Margiono, dan Kepala BPBD Sikka Yohanes Baptista Laba.

Robertus Ray pada kesempatan itu berharap terciptanya sinergisitas antarinstitusi dalam melaksanakan tugas-tugas kebencanaan.

“Tugas kita adalah membantu masyarakat yang mengalami bencana. Kita harus tetap semangat, bersinergi, bergandengan tangan sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” ajak dia.

Selain sosialisasi Peta Bahaya Tsunami, pada kesempatan tersebut juga disosialisasikan Desa Tangguh Bencana (Destana) oleh Kepala BPBD Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru