Jumlah Pengungsi di Waigete Terus Bertambah, BPBD Sikka Intensif Lakukan Pendataan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 14 November 2024 - 21:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 340 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Sikka sedang melakukan data pengungsi di Waigete, Kamis (14/11)

Petugas BPBD Sikka sedang melakukan data pengungsi di Waigete, Kamis (14/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Pemkab Sikka baru 2 hari membuka Pos Lapangan Penanganan Pengungsi di Waigete. Hingga Kamis (14/11) pagi sudah terdata 880 orang. Sebelumnya pada Rabu (13/11) sore pengungsi berjumlah 630 orang.

Pengungsi di Waigete semuanya dari 4 desa di Kecamatan Talibura, yakni Kringa, Timutawa, Hikong, dan Ojang.

Kecamatan Talibura merupakan salah satu wilayah terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flotim pada Minggu (3/11) lalu.

Pelaksana Tugas Kalak BPBD Sikka Putu Botha memperkirakan jumlah pengungsi akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.

Hingga siang tadi BPBD Sikka terus melakukan pendataan pengungsi untuk memastikan jumlah pengungsi. Sejumlah petugas BPBD Sikka diterjunkan dari tenda ke tenda untuk mendata jumlah pengungsi.

Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Mereka menggunakan format data yang berisi usia pengungsi sesuai kategori usia. Hal ini untuk memastikan berapa banyak pengungsi sesuai kategori usia, seperti lansia, orang dewasa, balita, bayi, anak-anak, remaja, pelajar, termasuk jumlah laki-laki dan perempuan.

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru