Satu Keluarga di Kangae Keracunan Pisang Goreng

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Maret 2019 - 13:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 76 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi korban keracunan di RS Santo Gabriel Kewapante, Jumat (8/3)

Kondisi korban keracunan di RS Santo Gabriel Kewapante, Jumat (8/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Keracunan massal kembali terjadi di Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Kamis (8/3). Kali ini dialami oleh satu keluarga di RT/RW 004/002 Desa Watumilok Kecamatan Kangae. Mereka mengalami keracunan setelah mengonsumsi pisang goreng.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan warga yang mengalami keracunan sebanyak 6 orang yakni Urbanus Koltinus (42 tahun), Maria Ensiana (38), Margaretha Dua Bei (45), Maria Karolina (14), Arnoldus Kasen (11), dan  Maria Oratresia (3). Malam itu juga mereka segera dibawa lari ke RS Santo Gabriel Kewapante.
Diketahui bahwa pada Kamis (7/3) pagi Maria Ensiana membeli satu sisir pisang di Pasar Alok. Kemudian sore harinya pisang itu digoreng dicampur dengan terigu. Enam warga ini lalu menikmati pisang goreng tersebut. Tidak berapa lama kemudian mereka merasa mual, disertai muntah-muntah. Keenam orang ini segera dilarikan ke RS Santo Gabriel Kewapante untuk mendapatkan perawatan medis.
Sampai dengan Jumat (8/3), kondisi korban keracunan sudah berangsur membaik. Mereka sudah diperbolehkan kembali ke rumah. Hingga kini sumber keracunan belum diketahui.*** (eny)
Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru