Bayi Perempuan Ditemukan Tidak Bernyawa di Sungai Enakter

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 23 Maret 2019 - 21:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 21 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Identifikasi Polres Sikka menevakuasi bayi malang yang ditemukan meninggal di Sungai Ekalter, Sabtu (23/3)

Tim Identifikasi Polres Sikka menevakuasi bayi malang yang ditemukan meninggal di Sungai Ekalter, Sabtu (23/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Warga Enakter Desa Ilinmedo di Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka Propinsi NTT, menjadi heboh Sejak Sabtu (23/3) pagi. Pasalnya seorang warga kampung itu menemukan bayi perempuan di Sungai Enakter. Bayi malang tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Diduga bayi ini adalah hasil hubungan gelap.
Pihak kepolisian dari Polres Sikka tengah melakukan penyelidikan untuk mencari tahu pelaku yang membuang bayi tersebut. Dari analisis sementara, diduga pelaku melahirkan bayi tersebut kira-kira 2-3 hari lalu. Lalu karena takut atau malu, pelaku nekad membuang darah dagingnya sendiri.
Informasi yang dihimpun media ini, bayi malang tersebut ditemukan oleh Januarius Noeng, seorang warga Enaker. Waktu itu sekitar pukul 04.00 pagi hari, Januarius Noeng dalam perjalanan pulang memancing ikan di Sungai Enaker. Dia sempat mengarahkan senter dan mengenai korban yang sedang terapung di atas air.
Setelah didekati ternyata dia melihat seorang bayi yang sudah dalam keadaan meninggal. Januarius Noeng kemudian menginformasikan temuannya itu ke Agustina Mare dan Ardianus Adik, dua warga Enaker. Agustina Mare kemudian melaporkan peristiwa ini ke Pos Polisi Talibura.
Tim Identifikasi Polres Sikka yang mendapat informasi ini, langsung menuju lokasi. Tim Identifikasi dipimpin Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan, bersama Kapolsek Waegete Iptu Siprianus Raja, dan Paur Identifikasi Aipda David Djeradu.
Bayi perempuan itu ditemukan sudah membengkak, dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Posisi bayi sedang terapung, dengan bagian wajah tertelungkup ke bawah. Diperkirakan bayi itu dibuang sekitar 2-3 hari yang lalu. Ari-ari masih utuh pada tubuh bayi malang ini.
Setelah dilakukan oleh tempat kejadian perkara, polisi kemudian membawa bayi malang tersebut ke Puskesmas Tanarawa untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada Pemerintah Kecamatan Waiblama, diterima langsung oleh Camat Waiblama Antonius Jabo Liwu, disaksikan Pejabat Kepala Desa Ilinmedo Yoseph Puje. Menurut rencana bayi malang ini akan dimakamkan di tanah pemerintah daerah yang terletak di kecamatan itu.*** (eny)
Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru