Terima Cincin Emas 86, Christo Kwaman Wahon Terharu

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Agustus 2018 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 42 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Seorang Alumi 86 sedang menyematkan cincin emas 86 kepada mantan Kepala SMPK Frater Maumere Christo Kwaman Wahon di Krokowolon Beach, Sabtu (7/7);

Foto: Seorang Alumi 86 sedang menyematkan cincin emas 86 kepada mantan Kepala SMPK Frater Maumere Christo Kwaman Wahon di Krokowolon Beach, Sabtu (7/7);

Maumere-SuaraSikka.com: Mantan Kepala SMPK Frater Maumere Christo Kwaman Wahon tampak kaget. Lelaki yang kini berusia 81 tahun itu tidak menyangka menerima sebuah cincin emas 86 dari mantan murid-muridnya yang tamat sekolah itu pada tahun 1986. Wajahnya bercampur ragam, antara bangga, gembira, dan terharu.
Cincin emas itu disematkan Yanti Keupung, seorang Alumni 86 yang kini berdomisili di Labuan Bajo Manggarai Barat. Lebih dari 60 orang Alumni 86 yang hadir siang itu, Sabtu (7/7) di Krokowolon Beach, menyaksikan dengan penuh bangga sambil tepuk tangan meriah.
Sebelumnya, Adriana Rosa, Alumni 86 yang sekarang bertugas sebagai bidan pada Puskesmas Beru menyematkan cincin emas 86 kepada Eugenius Pacelli, mantan guru yang waktu itu mengajar mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP).
Alumni 86 memberikan 6 buah cincin emas kepada 6 orang guru purnatugas yang pernah mengajar SMPK Frater Maumere dalam rentang waktu 1983-1986. Mereka adalah Christo Kwaman Wahon, Eugenius Pacelli, Agustinus Hayon, Maria Imakulata Bunga, Sisilia Ina Tukan, dan Maria Firmina. Ada lagi 1 buah cincin emas 86 diserahkan kepada Germanus Wutung, salah seorang pegawai sekolah yang masih bekerja hingga sekarang.
“Selain mata pelajaran yang diajarkan, kami juga mendapatkan banyak hal positif dari Bapak Ibu Guru selama 3 tahun di SMPK Frater Maumere. Karena itu pantaslah kami membalas semua kebaikan, meskipun dengan keterbatasan dan kekurangan kami. Jangan melihat dari berapa nilainya, tapi lihatlah dari ketulusan kami mengenang semua jasa yang pernah kami terima,” demikian Ketua Alumni 86 Vicky da Gomez.
BERITA TERKAIT
Christo Kwaman Wahon mengungkapkan rasa bangganya kepada Alumni 86 yang masih mengingat dan mengenang jasa-jasa para guru dan karyawan. Dia memberikan apresiasi khusus kepada mantan murid-muridnya yang tergabung dalam wadah Alumni 86.
“Terus terang saya sudah banyak lupa dengan kamu semua. Tetapi setiap malam saya selalu berdoa buat sekolah, juga buat semua murid, termasuk murid dari angkatan ini. Terima kasih banyak atas cincin emas. Ini sebuah kenangan yang begitu luar biasa,” ungkap Christo Kwaman Wahon.
Alumni 86 mendatangi rumah kediaman Maria Imakulata Bunga di Desa Tebuk Kecamatan Nita. Mantan guru sejarah ini terharu menyambut mantan murid-muridnya. Dia bahkan menangis ketika menerima cincin emas 86. Dia berharap kunjungan Alumni 86 memberikan kekuatan baru agar bisa sehat dari sakit yang dialami beberapa tahun terakhir.
Pemberian cincin emas 86 kepada guru-guru purnatugas dan karyawan SMPK Frater Maumere merupakan bagian dari kegiatan Reuni Alumni 86 selama 4 hari berturut-turut, Jumat-Senin (6-9/7). Reuni perdana setelah 32 tahun ini ini melibatkan kurang lebih 60 orang Alumni 86 yang datang dari berbagai tempat seperti Medan, Batam, Batu, Malang, Surabaya, Jakarta, Bali, Kupang, Labuan Bajo, Borong, Ende, Larantuka, Lembata, dan Maumere.
Selain silaturahmi bersama guru-guru purnatugas, Alumni 86 juga mendatangi SMPK Frater Maumere untuk bertemu dengan Kepala dan guru-guru SMPK Frater Maumere. Di almamater ini, mereka menyerahkan bantuan sarana dan prasarana sekolah.*** (eny)
Baca Juga :  Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional
Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan
Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA

Pemain Perss Soe merayakan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya, Jumat (7/8)

Daerah

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:42 WITA