Geliat Perempuan Makasar dan Narkotika di Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 November 2019 - 20:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka kepemilikan sabu-sabu, EW alias E sedang dikawal seorang polisi wanita di Mapolres Sikka

Tersangka kepemilikan sabu-sabu, EW alias E sedang dikawal seorang polisi wanita di Mapolres Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Maumere Kabupaten Sikka mulai marak akhir-akhir ini. Dan geliatnya dipicu oleh perempuan-perempuan yang berasal dari Makasar Sulawesi Selatan.
Dalam berapa bulan terakhir ini, Tim Satnarkoba Polres Sikka mengungkap dua kasus yang melibatkan setidaknya 4 perempuan asal Makasar. Masing-masing dua orang berada dalam jaringan yang sama. Dua jaringan itu tidak saling berhubungan.
Kasus pertama yang melibatkan perempuan asal Makasar terungkap pada Rabu (11/9). CR, asal Makasar, ditangkap bersama YM alias T di depan Distro Art Fun Waidoko Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat. YM alias T adalah seorang laki-laki berasal dari Desa Nele Urung Kecamatan Nele, diduga sebagai pasangan selingkuh perempuan berusia 27 tahun.
Polisi menemukan 1 paket bungkusan plastik berwarna bening di kantong celana CR. Setelah dilakukan uji laboratorium, dipastikan isi dalam plastik bening tersebut adalah narkotika jenis sabu-sabu.
Dari hasil pengembangan, terungkap nama L, yang juga adalah perempuan asal Makasar. CR mendapatkan sabu-sabu dari L dengan harga paket hemat. Hingga kini polisi masih mengendus keberadaan L.
Kasus berikutnya, terjadi belum lama ini yakni pada Kamis (7/11) lalu. Tim Satnarkoba berhasil mencokok EW alias E di Pelabuhan Laurens Say. Wanita asal Makasar ini diamankan usai menerima kiriman paket sabu-sabu dari Makasar. Paket sabu-sabu itu dikirim oleh I melalui jasa KM Umsini. I sendiri adalah seorang perempuan yang brrdomisili di Makasar.
Sementara ini Polres Sikka sudah berkoordinasi dengan Polda Sulsel untuk mengendus keberadaan I. Hingga kini belum diketahui bagaimana perkembangan selanjutnya.
CR yang dibekuk pertengan September 2019, diketahui pernah bekerja pada salah satu tempat hiburan malam di Kota Maumere. Sabu-sabu yang dibeli dari L, dikonsumsi bersama pasangan selingkuhnya.
Sedangkan EW alias E berprofesi sebagai pedagang pakaian. Wanita yang ditengarai sedang hamil 6 bulan ini diduga sebagai kurir untuk memperlancar transaksi dan peredaran sabu-sabu di Maumere.*** (eny)
Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru