Karyawati PT Palapa Diduga Gelapkan 1.000 Sak Semen

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 21 November 2019 - 13:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 71 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyidik Tipikor sedang meminta keterangan dari Pimpinan PT Palapa Liliana Pantoro,  Kamis (21/11)

Penyidik Tipikor sedang meminta keterangan dari Pimpinan PT Palapa Liliana Pantoro, Kamis (21/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Manajemen PT Palapa melaporkan seorang karyawati perusahaan ke Polres Sikka, Kamis (21/11). Karyawati tersebut diduga menggelapkan 1.000 sak semen.
Modus operandi yang dilakukan yakni mengeluarkan semen tanpa surat jalan. Diduga modus ini dilakukan selama kurang lebih satu minggu pada Oktober 2019.
Namun AS, si karyawati tersebut membantah tudingan pimpinannya. Di depan polisi, dia mengatakan tidak pernah menggelapkan 1.000 sak semen seperti yang dituduhkan kepadanya.
Liliani Pantoro, Pimpinan PT Palapa mengatakan AS memaksa kepala gudang mengeluarkan semen untuk disalurkan ke pemesan sesuai surat DO. Kepala gudang awalnya tidak berani keluarkan semen, dan pertanyakan surat jalan. Namun AS beralasan listrik sedang padam sehingga surat jalan belum bisa di-print.
Karyawati PT Palapa Diduga Gelapkan 1.000 Sak Semen
Kepala gudang yang ditemui di SPKT Polres Sikka mengaku terpaksa mengeluarkan semen atas permintaan AS. Meski tahu belum ada surat jalan, dia tidak sempat mengonfirmasi pimpinan untuk memastikan permintaan AS.
Selain menduga terjadi penggelapan semen sebanyak 1.000 sak, manajemen PT Palapa juga melaporkan dua kasus lain yang melibatkan AS. Dua kasus itu adalah meminta uang tunai Rp 20 juta dari customer, dan membawa uang customer sebesar Rp 30 juta.
Terkait tudingan meminta uang Rp 20 juta, AS mengakuinya. Uang tersebut adalah cicilan utang customer. Dia mengaku siap mengembalikan uang tersebut.
Sedangkan tudingan membawa uang customer Rp 30 juta, AS tidak tahu-menahu. Dia mengaku customer menitipkan uang Rp 36 juta lebih untuk belanja semen. Setiap pengambilan semen, dia menyertakan surat jalan sekaligus membayar biaya ke kasir sejumlah semen yang diambil.
Perusahaan mengklaim terjadi selisih antara jumlah semen yang diambil customer dengan biaya yang dibayarkan. AS meminta manajemen PT Palapa menelusuri secara baik semua dokumen keuangan.
“Saya siap mengikuti proses hukum. Yang salah, saya akui salah. Tapi yang tidak saya lakukan, silakan ditelusuri semuanya,” tutur perempuan ini.
Sampai dengan berita ini diturunkan, penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Reskrim Polres sedang menggali keterangan dari para pihak. Karyawati yang tertuduh didampingi seorang pengacara.*** (eny)
Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru