Maumere-SuaraSikka.com: Postingan soal virus corona menyeret Alfonsa Horeng ke meja hukum. Dia diperiksa penyidik Polres Sikka, Rabu (19/2) petang. Diduga postingannya berbau hoax.
Pemilik Lepo Lorun itu, kemarin menulis postingan pada dinding facebook-nya. Postingan menyangkut virus corona ini dalam sekejap menjadi viral. Banyak netizen mempertanyakan kebenarann informasi yang dia sampaikan.
“Waspada Corona Virus sudah masuk Maumere .. ada satu pasien asal negara lain di RSU Maumere,” tulis Alfonsa Horeng pada akun Alfonsa Horeng Ikat Flores.
Postingan ini mendapat reaksi dan beragam komentar. Hanya bertahan kurang lebih setengah jam, postingan ini kemudian hilang. Diduga dihapus sendiri oleh pemosting. Tapi sudah cukup banyak netizen yang telah membagikan postingan tersebut.
Kepada wartawan di Satreskrim Polres Sikka, Alfonsa menjelaskan dia berinisiatif mendatangi Polres Sikka untuk menyampaikan perihal postingan yang viral itu. Dia berharap dengan penjelasannya, informasi terkait virus corona sebagaimana postingannya menjadi terang, dan tidak lagj diperdebatkan.
Alfonsa mengaku mendengar informasi virus corona dari seorang perawat. Tanpa mencari tahu kebenaran atas informasi itu, dia langsung memosting di dinding facebooknya.
“Waktu dengar cerita, saya panik, dan langsung bikin postingan. Saya baru sadar ternyata berdampak keresahan. Terus terang saya tidak bermaksud meresahkan. Itu spontan saja karena kepanikan saya,” ungkap dia menyesal.
Setelah postingannya menjadi viral, Alfonsa kemudian buru-buru mencari tahu kebenaran informasi terkait virus corona. Dia pun semakin merasa bersalah, ketika mengetahui bahwa belum ada satu pun kasus corona di Kabupaten Sikka.
Asep Purnama, seorang dokter di RSUD TC Hillers menulis di akun facebook-nya, sepertinya untuk menanggapi postingan Alfonsa. Dokter itu menulis sampai hari ini (Selasa, 18/2, Red), RSUD TC Hillers tidak pernah menerima dan menangani pasien terduga tertular virus Corona atau Covid-19.















