Kabag Organisasi Setda Sikka dan staf sedang mengangkut sampah di depan Kantor Bupati Sikka, Senin (9/3)
Maumere-SuaraSikaka.com: Gerakan pembersihan sarang nyamuk (PSN) hari pertama, Senin (9/3), ternyata tidak maksimal. Bahkan di Kantor Bupati Sikka sepi dari aktifitas.
Pantauan media ini, tidak ada aktifitas bersih-bersih di lingkungan kantor tersebut. Halaman Kantor Bupati Sikka yang terletak di Jalan Eltari, tampak lengang.
Suasana Kantor Bupati Sikka, Senin (9/3) pagi
Padahal di Kantor Bupati Sikka tempat berkantornya banyak PNS. Selain Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda, sejumlah Kantor Bagian Setda juga ada di situ.
Aktifitas di Kantor Bupati Sikka baru kelihatan di atas jam 09.00 Wita, di drainase depan jalan. Itu pun hanya terlihat beberapa pegawai negeri saja yang terlibat seperti Bagian Umum Setda Sikka dan Bagian Organisasi Setda Sikka.
Kabag Umum Setda Sikka Bernadus Absalon Pareira memantau pemotongan rumput di pintu bagian utara. Sementara Kabag Organisasi Dedi Benyamin bersama staf mengangkut sampah-sampah di pintu bagian selatan.
Koordinator Penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) Kensius Didimus yang memantau aktififas gerakan PSN massal mengaku pelaksanaannya belum maksimal. Dia tampak kecewa karena kurangnya kesadaran semua pihak untuk memberantas sarang nyamuk.
“Saya baru pulang pantau keliling. Ada aktifitas di beberapa kantor, tapi juga masih banyak yang belum ada aktifitas. Di Kantor Bupati juga belum ada aktifitas. Berharap besok dan seterusnya, semua terlibat aktif,” ungkap Kensius Didimus di rumah kediamannya di Kelurahan Wairotang Kecamatan Alok Timur.
Bupati Sikka pantau gerakan pemberantasan sarang nyamuk di Waidoko, Senin (9/3)
Kabag Humas Setda Sikka Awales Syukur menginformasikan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo melakukan pemantauan di Waidoko Kelurahan Wolomarang.
Karyawan Bank NTT Cabang Maumere sedang bersihkan drainase, Senin (9/3)
Sementara itu sejumlah karyawan Bank NTT Cabang Maumere tampak sibuk membersihkan drainase di depan kantor. Meskipun mengenakan pakaian kantor, mereka tidak malu-malu terlibat dalam aksi membera tas sarang nyamuk.
Bupati Sikka telah menginstruksikan gerakan PNS massal selama 14 hari sejak Senin (9/3) hingga Senin (23/3). Instruksi ini ditujukan kepada pimpinan organisasi perangkat daerah, BUMD, para camat, lurah, dan kepala desa, hingga kepala dusun, RT dan RW.
“Saya minta semuanya memimpin dan mengoordinir masyarakat di wilayah kerja masing-masing, lakukan gerakan massal PSN,” tegas Bupati Sikka.
Secara teknis, aksi ini gerakan massal PNS dimulai pukul 07.15 Wita sampai pukul 09.00 Wita. Setelah itu baru melakukan pelayanan kerja seperti biasa.
Kasus DBD di Kabupaten Sikka terus mengalami peningkatan. Hingga kemarin sudah terjadi 1.190 kasus dengan 13 kematian. Sampai pagi ini 97 pasien DBD sedang dirawat intensif di RSUD TC Hillers Maumere, didominasi 77 pasien anak. *** (eny)