Pasien membludak di Ruang Klinik Geriatri Terpadu RSUD TC Hillers Maumere, Rabu (11/3)
Maumere-SuaraSikka.com: Pasien demam berdarah dengue (DBD) di RSUD TC Hillers Maumere mengalami fenomena baru. Ruang UGD semakin lengang, sebaliknya Ruang Klinik justeru ditambah 4 tempat tidur.
Pantauan media ini, Rabu (11/3), sekitar pukul 10.51 Wita, hanya ada beberapa pasien saja di UGD. Tidak ada pasien DBD saat itu. Lorong-lorong pun sudah sepi dari pasien.
Dokter Hyatsintus yang bertugas pagi tadi menjelaskan kondisi lengang sudah terjadi tiga hari terakhir ini. Namun pada jam-jam tertentu, katanya, pasien bisa membludak.
Suasana UGD TC Hillers Maumere, Senin (11/3)
“Sudah 3 hari ini sepi. Tapi biasanya pagi saja. Nanti jam 13.00 Wita ke atas, itu baru mulai ramai. Istilah kami di sini, jam tayang,” ujar dia.
Sebelumnya, ketika kasus DBD meningkat, UGD tidak bisa menampung pasien. Bahkan pernah terjadi 1 tempat tidur ditempati 2 pasien. Manajemen rumah sakit terpaksa menambahkan tempat tidur. Apalagi lorong-lorong ruangan pun difungsikan sebagai tempat perawatan.
Berbeda dengan UGD, kondisi di Ruang Klinik Geriatri Terpadu, justeru makin miris. Jumlah pasien membludak sejak kemarin. Kapasitas ruangan hanya bisa menampung 9 pasien. Kini jumlah pasien menjadi 13, di antaranya 10 mengalami DBD. Manajemen terpaksa menambahkan 4 tempat tidur, ditempatkan di luar ruangan.
Kasus DBD di Kabupaten Sikka terus mengalami peningkatan. Sampai kemarin tercatat 1.234 kasus, 14 di antaranya meninggal. Korban meninggal semuanya didominasi anak-anak, antara 1 tahun hingga 16 tahun.*** (eny)